Tunggu Waktu yang Tepat

Tunggu Waktu yang Tepat

  • WpView
    Reads 815
  • WpVote
    Votes 135
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 7, 2020
Malam ini ada banyak bintang yang sedang bertebaran di langit. Andra sedang berada di balkon kamarnya sambil memandangi langit tersebut. Dia yang terkenal di sekolah dengan sifat dingin dan kecuekannya itu tiba-tiba memikirkan seorang cewek yang tanpa disadari sudah dilukai perasaannya. Yang terlintas dipikirannya adalah bagaimana dia bisa meminta maaf kepadanya? Oke, kembali ke story. Sekarang aku dan Andra berjalan berdua menuju ke parkiran. Sambil berjalan aku sempat bertanya padanya, "Dra, kamu gak marah kan soal yang tadi Bu Hendri bilang di kelas. Sebenarnya aku risih banget. Tapi aku juga gak bisa berbuat apa-apa dan memilih pasrah. Maaf, ya?!" Ok! itu adalah spoiler cerita. Harap dibaca!! And Happy Reading, guys.
All Rights Reserved
#38
ketuakelas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AURORA
  • ZELINARKA
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Starlight
  • Ketua Kelas VS Wakil Ketua Kelas (COMPLETED)
  • Andran [COMPLETED]
  • Tell Me!
  • Possessive Badboy [END]
  • Backstreet
  • ADIRA
AURORA

[SELESAI DAN TIDAK DI REVISI] '. '. ~ ' ' "Aurora hanya menampakkan cahaya nya di malam hari, setelah langit menjadi cerah Aurora sudah tidak berguna lagi" -Aurora ••• "Gue harap Lo lupain perasaan Lo itu"- Langit "Dan semestinya Lo gak boleh punya perasaan sialan itu. Ngerti Lo!" - Langit "soal perasaan sialan dari cewek cacat seperti aku lupain aja. Tapi perlu kakak ingat semua orang berhak mencintai, dan kalau hati bisa diatur aku bakal milih untuk tidak mencintai siapapun." -Aurora "Manusia bisa memilih dengan gampang siapa yang ia suka, tapi manusia sama sekali tidak bisa memilih dengan siapa ia jatuh cinta" - Aurora ••• Menceritakan tentang perasaan fana antara makhluk Adam dan hawa, rasa yang bergaris sama tapi sulit untuk mengungkapkan. . . . . . Picture by pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines