~ Ya, semua berkesinambungan bak abjad yang telah tersusun rapi. Semuanya berhubungan bak sel nadi yang menjalari tubuh. Ternyata benar, dunia ini begitu sempit. Cinta dan Takdir, saling menggenggam satu sama lain. Tidak pernah melepas ikatan tersebut, bahkan tidak pernah terselubung sedikitpun niat untuk melakukannya.
Ya, Tuhan begitu teliti dalam menyusun skenario hidup. Tuhan juga begitu telaten dalam memilih hamba yang Ia kehendaki. Semua sudah teratur. Namun, salahkah kita bila kita berharap lebih dari catatan takdir yang telah Tuhan buat? salahkah kita bila menyelisihi jalan takdir itu? ~
__________________________________________
Di publish pada: rabu 3 Agustus 2022
__________________________________________
"Assalamualaikum, Hai.. Kenalin, aku aniva. Aniva Humaira. Aku terlahir di keluarga yang bisa dibilang cukup paham agama, ayah bunda dan kakakku adalah tiga orang yang sangat menjagaku.
Saat aku berusia 17th, tepatnya aku masih duduk di bangku kelas 3 SMA. Kala itu aku bersama Rere (sahabatku) sedang berada di kantin sekolah.
Cerita ini dimulai saat aku bertemu dengan seorang pria tampan, kita berbeda, saaangat berbeda. Tapi dengan jalannya Takdir Allah.........,
Lautan seluas apapun, gunung setinggi apapun, sungai sederas apapun, jalanan seterjal apapun, benteng sekokoh apapun, dengan adanya Takdir Allah tidak ada yang tidak mungkin.
Inilah ceritaku, disini sebuah perbedaan akan disatukan. Karna kami tau, Tuhan itu satu. Satu-satunya yang akan membawa kita semua dalam kebaikan.
___________________________________________
Yuk baca cerita Takdir Allah sampai selesai.
Jangan lupa vote disetiap part-nya ya..
Btw, ini cerita 100% hasil khayalan aku pribadi ya temen-temen.
Jika mungkin ada unsur kesamaan dari covernya, alur ceritanya, nama tokohnya, dll.. Itu murni kebetulan.
HAPPY READING ♡