Story cover for Teman by pnnrynt
Teman
  • WpView
    Reads 139
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 139
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Mar 29, 2020
Ketika senyuman mengutarakan perasaan. Gadis itu lebih memilih untuk menutupi kesedihan. 

"Aku gapapa", seperti biasa, senyuman begitu mendominasi. Walau perih tak tertahankan.

"Kenapa selalu bilang begitu? Aku yang mendengarnya aja bosan", pemuda itu menatap iba padanya. 

"Ini sudah biasa, malah sudah menjadi kebiasaan. Tidak usah terlalu mencampuri urusanku, kita hanya teman tidak lebih dari itu", pemuda itu mengeraskan rahangnya, giginya menggeletuk menahan amarah. 

"Aku sadar diri, kamu sudah dengan yang lain dan selama ini aku hanya sebagai teman yang entah kamu anggap ada atau pura pura ada. Dan sekarang kamu datang bicara seakan kamu peduli. Dimana perasaanmu?", cukup. Abhi sudah habis kesabaran. Dengan tega Abhi pergi meninggalkan gadis itu.  

Aya menatap nanar dirinya. Meratapi kebodohonnya, Aya sangat menyesal. Jika bunuh diri halal, sudah sejak lama ia memutuskan nadinya. Entah lah, ia seperti tidak mempunyai semangat hidup. Hanya satu makhluk ciptaan Tuhan yang ia rasa masih bisa menjadi pundaknya, Adhyastha. 
Semoga ia masih menerima dirinya kala keluarga dan sahabat sahabatnya begitu membencinya. 

Bagaimanakah kelanjutan cerita Aya yang menurutnya hanya dianggap sebagai teman oleh Abhi? 
Yuu baca kelanjutan cerita akuuu:)
Selamat membacaa!!!😉
All Rights Reserved
Sign up to add Teman to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
When the Rain Stops Following Me by rhapsody_Kirishima
74 parts Complete
Apa yang kalian pikirkan kala ada sebuah kebahagiaan bersama kedua orang yang paling kau sayangi menjadi terganggu? Mungkinkah rasanya bak seperti hidup di dalam lingkaran musim hujan yang begitu panjang dan disertai petir yang hebat? Akari tak mengerti mengapa alur hidup yang selama ini dia rasakan baik baik saja, tiba tiba saja dirubah oleh sang ayah. Rasa kesal, sedih serta marah bak bercampur menjadi satu seolah pancarona yang membara. Bukan tanpa alasan sebenarnya, bagaimana mungkin taka da sama sekali permintaan ketersetujuan atas sebuah kehendak yang terlihat seperti sebuah ego orangtua yang dilampiaskan. Akari jelas masih bisa terima jika selama ini kehidupan keluarganya nyaris banyak yang miss. Tapi, gadis yang memiliki skill dalam melukis ini sama sekali tidak bisa terima jika suatu saat dia dilempar begitu saja ke sebuah tempat. Meninggalkan segala hal yang selama ini sudah begitu melekat bak memberinya selimuran dari dunia yang nampak tak selalu baik. Aoyama, Kenjiro, klub seni yang selama ini begitu menghangatkan hatinya dengan tanpa aba aba nya harus ia tinggalkan hanya karena ke ego an sisi lain manusia di rumahnya yang begitu megah. Akari benci sekali berada di situasi jika bukan dia sendiri menghendaki semua ini. Ingin rasanya ia berteriak, namun ke siapa? Orang mengatakan bahwa hidup harus terus berjalan walaupun masih penuh dengan badai mengitari? Akari jelas tak bisa menahan semua ini untuk tak terjadi, tapi setidaknya dia selalu berharap supaya suatu hari hujan berhenti mengikutinya. Warning!!!!!!! Jika kalian menemukan bahwa urutan dari cerita ini salah per tiap chapternya, mohon lihat saja angka nya. jujur sekali, aku sudah perbaiki urutan chapternya, tapi teetap saja berantakan. jadi misalnya gini, setelah chapter 42 dan kalian menemukan langsung chapter 52, segera cari urutannya dengan mencari Chapter 43. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya ya. P.s putar media video nya supaya feel nya lebih terasa kala membaca
ALLAND by Agnescitra
14 parts Complete Mature
Bagaimana rasanya dimiliki tapi tidak boleh memiliki??. Seperti buah simalakama maju salah mundur juga salah ya semuanya jadi serba salah, begitu mudah mengklaim dan begitu mudah mengontrol sehingga semua terbataskan.bukan terbataskan oleh waktu melainkan terbataskan oleh keadaan. alya keinaraya divani ia seorang gadis biasa yang hanya hidup sebatang kara, seorang mahasiswi beasiswa disalah satu universitas terkenal diibu kota. Benar kata orang hidup diibu kota itu kejam,disamping kuliah alya harus kerja paruh waktu dicafe untuk menyambung hidup diibu kota ini.seorang gadis yang dipaksa hidup mandiri oleh keadaan sejak kecil gadis yang hebat,kuat dan tangguh tapi dibalik ketangguhannya alya merupakan gadis yg begitu polos. Hidupnya semakin rumit saat dipertemukan oleh seorang laki" yang suka bertindak dengan seenaknya,laki" yg tidak bisa tersentuh oleh siapapun,laki" dingin dan arogan yang parahnya merupakan dosen muda diuniversitas tempat alya berkuliah, ia adalah arland aditama berasal dari keluarga aditama,keluarga yang dikenal dengan kekayaannya yg tak akan habis sampai tujuh keturunan bahkan lebih. " tiba-tiba kamu hadir dalam hidupku kamu memaksa masuk dalam duniaku dan dengan tiba-tiba juga kamu memaksaku untuk menjadi milikmu tanpa aku bisa memilikimu,apa ada rasa yg lebih sakit dari dimiliki tapi tidak bisa memiliki" ~Alya keinaraya divani. "Maaf jika aku terlalu memaksa masuk keduniamu tanpa direncanakan tapi bukankah takdir tuhan jauh lebih indah"~Arland Aditama. jangan lupa vomment manteman😊 salam bersahabat aja ya🤝 semoga manteman suka dengan cerita ALLAND ya dan semoga cerita ini bs sampai end,,aamiin🤲 semua trgntung manteman jg ya soalnya mood author dlm menulis suka kurang baik hehe😁 Nah biar author semangat nulisnya mari jgn lupa beri dukungan dan suaranya ya assalamualaikum wr.wb🙏
Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END] by yord_luis
31 parts Complete Mature
Cerita ini mengisahkan seorang siswa yang hidupnya penuh penderitaan, baik di sekolah maupun di rumah. Ia adalah seorang anak yang lugu, mudah sakit, dan terperangkap dalam masa hidup yang kelam. Di sekolah, ia selalu menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menjauhinya, bahkan tak ada satu pun yang mau berteman dengannya. Setiap hari, ia merasa kesepian dan tak berdaya, terjebak dalam dunia yang penuh rasa sakit dan penghinaan. Di rumah, kondisi yang lebih buruk lagi menunggunya. Kedua orang tuanya tidak menunjukkan kasih sayang sama sekali. Alih-alih memberikan dukungan, mereka justru menyiksanya, baik secara fisik maupun emosional. Setiap kali ia mendapatkan nilai yang buruk, atau bahkan tidak mendapatkan nilai seratus, ia akan dihukum dengan tidak diberi makan dan terus disiksa. Kata-kata yang terlontar dari orang tuanya begitu menyakitkan, membuatnya merasa seperti anak yang tidak berguna dan tak pantas untuk dihargai. Kondisi ini membuatnya terpuruk dalam keputusasaan. Ia merasa hidupnya tidak berarti dan mulai berpikir untuk menyerah. Setiap kali dibuli atau disiksa, ia hanya pasrah dan tidak berdaya, seakan-akan dunia ini terlalu berat untuk ia hadapi. Ia tak pernah merasakan kehangatan keluarga yang seharusnya menjadi tempat pelindungnya. Ia selalu iri melihat kebahagiaan orang lain, namun dirinya tak pernah merasakannya. Di luar, wajahnya selalu datar, tak pernah ada senyum yang menghiasi wajahnya. Luka-luka fisik dan emosional yang ia alami menjadi beban berat yang membentuk dirinya menjadi sosok yang tertutup dan terpuruk. Ia hanya bisa bersembunyi di balik kesedihan, tak tahu harus bagaimana lagi untuk bertahan. Bagaimana kisahnya akan berlanjut? Akankah ada secercah harapan yang datang untuk mengubah hidupnya? Mari kita saksikan perjalanan hidupnya yang penuh dengan perjuangan dan air mata... cerita ini murni dari pikiran yana sendiri dan jangan plagiat!!
You may also like
Slide 1 of 10
DENNIES cover
Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ] cover
Hilang cover
Asha's Notes [Tamat] cover
When the Rain Stops Following Me cover
SUARA BIA (TAMAT) cover
ALLAND cover
Juan [REVISI] cover
Sejenak Luka cover
Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END] cover

DENNIES

49 parts Complete

[⚠️FOLLOW dulu sebelum membaca] Author: yakin mau baca? Udah siapin tissu?😌 ~~ 'Tentang dia, yang diamnya menyimpan banyak luka'. Kata ibu, sebagai seorang lelaki, Dennies harus bisa hidup mandiri, hidup keras merupakan hal lumrah yang dialami setiap orang. Hingga pada saat hal itu benar-benar terjadi, saat kerasnya hidup itu datang berhadapan langsung dengan Dennies, setidaknya Dennies tahu, bahwa ia bukanlah satu-satunya orang yang terpukul atas itu. Semuanya telah Dennies lalui seorang diri, mengarungi kerasnya arus hidup yang kadang memberinya badai, membuatnya jatuh, dan bukan hanya sekali ia terbentur akan kenyataan pahit yang harus ia terima. Tapi, Dennies kuat. Ini tentang Dennies, pemuda yang menjadi realisasi nyata dari pepatah, don't see a book by the cover. Pemuda yang menyimpan sejuta luka yang ia balut dalam diamnya, pemuda yang menyembunyikan kecewa yang tak terhitung jumlahnya, dan pemuda yang selalu berdiri kokoh bahkan disaat badai itu kembali menerjangnya. "Jadilah seperti pohon, yang tetap berdiri kokoh, meski angin berkali-kali menerjangnya." Namun sekokoh-kokohnya pohon, bukankah ia bisa tumbang juga saat angin yang terlalu besar menerjangnya? Dan Dennies, mampukan ia untuk tetap kokoh saat ujian itu lagi dan lagi datang menerjangnya dengan tanpa ampun?