Perder El Amor

Perder El Amor

  • WpView
    Reads 500
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Aug 9, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Di malam yang dingin.. Rembulan pun enggan memperlihatkan dirinya, hujan disertai angin kencang dan suara petir yang memekik telinga Seorang wanita duduk tersimpuh dilantai marmer putih dingin, rambut panjang terurainya menghalangi wajah cantiknya yang terdapat noda merah di pelipis kirinya dan bekas pukulan yang membiru. Keadaan dirinya sedang berantakan dan hatinya remuk tak berbentuk, ia menangis tersedu-sedu meratapi hidupnya yang kini sirna. She loving him, but... "Aku menikah denganmu, hanya mengikuti permintaan orang tua ku, bukan karena aku mencintai mu!. Jangan harap kau, kalau aku mencintaimu" ucap seorang pria "..." "Yang ku lakukan selama ini, tidak ku dasari dengan cinta, sayang dan apapun itu. Ku hanya menganggap kau sebagai manekin hidup yang tak berarti!" ucap pria lagi Hati wanita itu bagai di hujami belati dan hancur seketika, ia terus menangis tanpa henti menahan sakit hatinya dan fisiknya "Dan apa itu cinta? aku tidak mengenalnya and never knew about that!" lanjutnya Pria itu tersenyum miring sembari mengangkat dagu wanita itu untuk bisa menatap dirinya "Ckck cinta" "BULLSHIT" ucapnya sambil tertawa di depan wajah wanita itu 'Sakit hati yang tidak bisa di deskripsikan dengan kata-kata, ucapannya bagaikan ribuan belati yang menghujami diri ini. I Love him, always' -Alejandro Castillo Zhelobovskaia -Rhea Farheen
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Cuaca
  • METANOIA
  • Debt of Desire (END)
  • 244 Days to Hurt You
  • [End] Behind The Color
  • FRAGMENT (From ALTERITY)
  • A Little Foolishness (END) - PINDAH KE KUBACA
  • My Husband's Revenge [XANDERS FAMILLY#3]

[BASED ON TRUE STORY] Dua bentuk kepribadian berwujud sikap yang berbanding terbalik satu dengan yang lain tak jua menghalangi kisah ini, kisah yang digores pada ribuan lembar hari berbalut cinta, kasih, suka, duka dan tentu saja luka. sayang, akhir tak selalu indah. untuk mereka yang sudah mencoba tetap saling menjaga,namun akhirnya terpisah jua oleh ketidakwarasan rasa yang mereka sebut 'damai' jika mereka berjalan berpisah tak seiring bagai dulu kala. sungguh alasan yang membosankan bukan? namun kenapa? dan bagaimana dengan perjuangan ribuan lembar yang telah mereka gores dengan banyak warna pada hari lalu? apa itu tak dapat menguatkan semuanya? apa tak ada cinta yang sebenarnya bagi dua manusia dengan sifat dan watak yang sama sama tak terasa lunak dilihat macam mereka? apa yang sebenarnya salah? apa yang membuatnya terlihat tak indah? sungguh,ini amat membingungkan.......... untuk memecahakan sejuta pertanyaan tentang itu,mungkin baik jika mulai membaca ini secara perlahan dengan hati sejuk dan fikiran tenang. yaa, baiklah. mari kita mulai. dan kita selesaikan apa yang sebenarnya terlihat 'salah' sekarang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines