Menikahi seorang gadis bisu bukanlah impian setiap lelaki mana pun, termasuk dirinya. Namun, Tian Aksara harus menerima kenyataan. Bahwa dirinya harus menikah dengan seorang gadis bisu melalui sebuah kesepakatan yang sudah direncanakan. Sebuah pernikahan yang terikat erat oleh sebuah perjanjian bisnis. Demi menyelamatkan perusahaan keluarganya yang berada di ambang kebangkrutan, Tian Aksara menerima garis takdir untuk menikahi Aluna Kanaya-seorang gadis tunawicara yang selama ini diasingkan dari dunia luar karena kondisi mental dan fisiknya yang dianggap berbeda. Namun, di balik perjanjian dingin yang digagas atas dasar ambisi dan keuntungan sepihak itu, Tian menolak menjadi pria licik. Di saat ayah dan adiknya diam-diam berencana memanfaatkan Aluna lalu membuangnya begitu posisi mereka aman, ketulusan Tian justru terusik. Bagi Tian, pernikahan adalah sakral. Begitu melihat kerapuhan Aluna dan menggenggam jemari mungilnya di altar, janji suci yang ia ucapkan bukan lagi sekadar formalitas bisnis. Tian membulatkan tekad untuk menjadi pelindung sejati, siap membentengi istri kecilnya itu dari kekejaman orang-orang di sekitar mereka. Dua insan yang dipertemukan oleh paksaan dan perjanjian, akankah keheningan dunia Aluna menemukan kedamaiannya di dalam kelembutan hati Tian?
More details