
helaan nafasnya mulai terasa berat. antara takut dan enggan untuk melanjutkan ucapanya barusan. tapi ketika melihat raut wajah seseorang di depanya membuat iya kembali menelan bulat bulat kata yang hampir saja terangkai di kepalanya. tapi tak ada cara lain. iya harus mengatakan nya sekarang juga. iya tak ahli dalam menyembunyikan perasaan. toh iya hanya ingin menyampaikan perasaannya saja. tak harus bersama yang penting dia tau bagaimana perasanya. " aku rasa aku menyukai mu sean, aku tau ini terlalu cepat. tapi sungguh aku tak bisa menahan rasa ini. aku.. sungguh kamu tak harus membalas rasa ini. aku hanya tak pandai menahanya. tak bisa ku cegah dan tak dapat ku sembunyikan"Todos os Direitos Reservados
2 capítulos