We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
After A Minute

After A Minute

  • WpView
    Reads 2,658
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 8, 2017
WpInfo
Fanfic
Lee Sang Mi, seorang wanita yang kuat dan tegar memiliki kehidupan pahit. Dibenci oleh ibu kandungnya sendiri hanya karena sebuah kesalahan yang dilakukannya, tapi ayah dan kakaknya Lee Sung Min selalu ada untuk mendukungnya agar bisa kembali berhubungan baik. Seketika semuanya kacau saat kecelakaan tragis menimpa mereka dan salah satu diantaranya harus meregang nyawa. Lee Dong Hae, seorang dokter ahli spesialis bedah yang berusaha menyelamatkan Lee Sang Mi dari ambang kematian, tapi ketika akan menyelamatkan kakaknya, dia terkejut karena sang kakak memohon padanya untuk menjaga adik kesayangannya dan menggantikan perannya sebagai seorang kakak. Akankah Sang Mi tetap menjadi wanita yang tegar setelah musibah bertubi-tubi menimpanya? Akankah Lee Dong Hae bisa memenuhi permintaan pasiennya untuk menjaga adiknya? Cerita ini memiliki unsur flashback yang kuat, jadi mohon kritik dan sarannya apabila cerita kurang begitu dipahami. Insya Allah akan diperbaiki ^_^ terima kasih
All Rights Reserved
#465
tragedi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (End) My Heartbeat
  • Hunter
  • My Life ( Lookism edition )
  • Favorite Wound
  • Distance (Side Story of LHSIB)
  • arZt season 3
  • First And Last Flowers [Chanmin]
  • Rohan

"Waktu kematian pukul dua puluh lewat lima belas menit. Pasien Kang Mi Rae dinyatakan meninggal dunia." Tubuh besar itu limbung, langsung tersungkur di lantai dengan lelehan airmata yang tak mampu dia bendung lagi. Setelah dua bulan berlalu, setelah perjuangan tanpa lelahnya, setelah usahanya, dia harus menyerah pada takdir Tuhan. Istrinya, meninggal. "Kita sudah mengusahakan yang terbaik Chanyeol-ah. Tapi takdir Tuhan mengatakan lain, dia dan calon buah hati kalian..." pria berjas putih yang berdiri di samping pria tinggi itu, menepuk pelan pundaknya. Airmata pria itu ikut meleleh, dia bisa merasakan kesedihan yang dirasakan si pria tinggi itu. . . . "Dia harus mendapatkan transpalasi jantung. Kalau bisa secepatnya. Kondisi jantungnya sudah cukup buruk." "Saem! Jebal! Lakukan sesuatu padanya, dia sangat berarti untuk kami." "Kami akan mengusahakan yang terbaik untuknya, kalian beroda saja, semoga malam ini kita mendapat donor jantung. Saya pergi dulu. Hee Jung-ssi! Awasi kondisinya, jangan sampai drop." "Nde saem."

More details
WpActionLinkContent Guidelines