We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Biru Tosca

Biru Tosca

  • WpView
    Reads 728
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 22, 2020
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Sabarina, wanita yang irit bicara dengan setumpuk masalah lalu yang mengharuskannya untuk menguatkan hati atas pelik yang dia rasakan "Bangkit dari masalah perasaan bukanlah sebuah hal yang menyusahkan" ucap Sabrina yakin sembari mengusap air matanya yang jatuh "melupakan bukanlah jalan yang benar atas kekecewaan terhadap seseorang" ucap Ardian kepada sabrina "meyakini takdir bahwa dia bukan orang yang ditakdirkan untukmu adalah sebuah tindakan yang benar dalam mengindahkan hati untuk lebih bisa menjalani hidup dengan semestinya" lanjut Ardian sembari meninggalkan Sabrina sendiri Kata-kata Ardian terus berputar di ingatan Sabrina .... Apa yang akan Sabrina lakukan ....? Bisakah Sabrina meyakinkan hati dan merelakan orang yang sangat ia cintai?? Bisakah Sabrina mebuka hati dan merajut kembali cinta kasih ??? Ini cerita pertama saya di wattpat, masih banyak kesalahan dan kekurangan, berilah saran yang membangun .. Cerita ini murni dari pikiran saya sendiri .....
All Rights Reserved
#220
romence
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menjemput Patah Hati
  • ARENA
  • Arsyilazka
  • psychologycal
  • Aku Terjebak Diantara Kamu dan Dia
  • Lembayung Terakhir
  • AKSAFA (End)
  • ℂ𝕠𝕟𝕧𝕖𝕟𝕚𝕖𝕟𝕔𝕖

"Kalo gitu biar lebih ringan, ayo kita jemput patah hati kita sama-sama." Ren Antonio adalah mahasiswa semester akhir yang ditimpakan fitnah atas pelaku kekerasan serta penyekapan. Satu kesalahan terbesarnya adalah menyekap Rosa Azalea demi balas budi ke bosnya yang telah memberi tumpangan ke rumah sakit di saat ia sangat membutuhkan. Beberapa tahun kemudian mereka kembali dipertemukan. Ren dengan penyesalan pekat, sedangkan Rosa dengan ketakutan melihat Ren. Tidak ingin mimpi buruk di malam-malam sebelumnya selama bertahun-tahun ini terulang, Ren dengan segala upayanya berusaha meraih maaf Rosa. Di tengah keadaan ekonomi keluarga yang sedang jatuh-jatuhnya, mampukah Ren meraih hati Rosa serta restu orang tuanya yang terlanjur memandang Ren seorang penjahat?

More details
WpActionLinkContent Guidelines