Toko Berdarah

Toko Berdarah

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2020
Acha Yulia. Dia salah satu anggota club literasi dan analisis ilmiah sekaligus menjadi founder di dalamnya. Di SMU tempat Acha belajar, dia yang paling dikenal sebagai siswa dengan analisis paling cerdik diantara siswa yang lainnya. Acha mempunyai sahabat bernama Yura Angelica. Perempuan yang duduk satu bangku dengan Acha Malam Minggu besok akan diadakan camping di club-nya bersama anggotanya yang lain. Namun ketika Acha akan membeli peralatan dan bekal untuk camping, dia menemukan hal yang sangat mengerikan. Toko yang dia tuju untuk berbelanja ternyata sepi pengunjung. Dan yang lebih menyeramkan lagi ada banyak darah yang bercecer di dalam toko tersebut. Sekilas dia melihat sosok misterius meninggalkan toko tersebut. Akankah Acha akan melapor ke polisi tentang peristiwa di toko? Ataukah Acha akan menyelidiki sendiri kasus ini? Let's cekidoot ...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Founders of justice
  • Someone's Crazy Remorse
  • Identitas Tersembunyi
  • Mantra Penghancur Moral
  • Magnolia ; (On going)
  • THE HIDDEN TRUTH
  • DEXTER
  • Dandelion

Sae, seorang sniper muda berbakat dan pewaris keluarga konglomerat, memilih jalan yang tak diinginkan orang tuanya: menjadi polisi. demi impiannya, ia bergabung dalam tim khusus di Kota Baru dan langsung terlibat dalam misi berbahaya-penyelamatan putra menteri dari aksi penyanderaan yang rumit dan penuh tipu daya. Namun, bukan hanya kasus yang membingungkan. Salah satu rekannya, Noah-sang ketua tim yang dijuluki "Pedang Iblis"-menjadi teka-teki tersendiri. Tenang, dingin, dan nyaris tak tersentuh emosi, Noah menyimpan masa lalu gelap dan prinsip keadilan yang bisa berbahaya jika disentuh. Saat kasus baru muncul-kematian seorang mahasiswa yang terlihat seperti bunuh diri-Sae harus menavigasi jalan penuh intrik, konflik antaranggota tim, dan rahasia yang mulai terungkap. Dalam diamnya, Noah mengajukan pertanyaan tajam yang mengguncang keyakinan Sae, memaksanya bertanya: sampai sejauh mana seseorang bisa membedakan keadilan dari pembalasan? Di tengah penyamaran, interogasi, dan langkah kaki di malam kota, Sae perlahan belajar-bahwa menjadi polisi bukan hanya soal menangkap pelaku... tapi juga soal bertahan untuk tidak kehilangan diri sendiri di antara abu-abu moral dan luka yang tak terlihat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines