Story cover for Black Dream  by ELBun_too
Black Dream
  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Mar 30, 2020
Aku terlahir kembali sebagai bayi dari keluarga sederhana di Jepang. 20 Febuari 2000, aku terlahir kembali menjadi bayi. 20 Febuari 2015, aku masuk SMA kelas IPS. Irene,15 tahun kelas IPS dan teman kecilnya, Tobi,16 tahun kelas IPA. Tobi dan irene satu angkatan tapi beda umur. Tobi pintar tapi telat sekolah. Ayah ku dan Ayah Tobi berteman. Tobi dan aku sama sama keturunan jepang.
All Rights Reserved
Sign up to add Black Dream to your library and receive updates
or
#69surene
Content Guidelines
You may also like
Don't Talk About Money by catheryn99
55 parts Complete
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤 by imajinachan
18 parts Ongoing
"Bagaimana bisa aku mimpi bertemu Mama kalau aku tidak tahu Mama itu seperti apa Pa?" "Karena itu Papa akan beritahu rahasianya. Kamu mau?" Tawaran Jaemin dengan cepat disambut anggukan ribut putranya. "-apa yang kamu pikirkan tentang Mama?" "Cantik." Jaemin kembali tersenyum ketika mengusap kening sang putra. "Sangat cantik. Mama mu benar-benar cantik.." Jawab Jaemin, kali ini balas Yuta yang tersenyum lebar. "-lalu siapa yang kamu bayangkan saat kamu memikirkan kata cantik?" Jaemin kembali bertanya, membuat Yuta menunjukkan tampang berpikir -seperti sedang mengingat-ingat sesuatu. "Auntie Renjun cantik sih.. Tapi aku tidak yakin jika Mama cerewet seperti Auntie." Jaemin menahan kekehannya, '𝘔𝘢𝘮𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘤𝘦𝘳𝘦𝘸𝘦𝘵 𝘭𝘢𝘨𝘪, 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨..' "-eumb.. Sekretaris Papa, Bibi di kedai ice cream, Ibu guru. Kecuali Auntie Renjun aku tidak suka mereka." Balas Yuta langsung merengut, kembali ia mendongak untuk menatap tajam sang Papa yang terkekeh pelan ketika melihat ekspresi putra kecilnya. "-Bibi Haechan! Bibi Haechan sangaaaat cantik kan Pa?" Yuta menatap Jaemin dengan tatapan berbinar. Membuat Jaemin menggigit bibir dalam, ia menahan air matanya yang mulai berkaca. Kembali pula direngkuh tubuh kecil jagoannya, ia bawa untuk lebih dekat lagi dengan tubuhnya. "Cantik. Cantik sekali." Begitu mendapat persetujuan dari si Papa, Yuta bersorak kecil. "Yippie!" "Maka pikirkan Bibi Haechan." "Ha, siapa Papa?" "Dan kamu akan bertemu dengan Mamamu di dalam mimpi." "Begitu?" Jaemin mengangguk dengan senyuman lembut. "Tidurlah sayang.."
The Villain Twins [END][KUBACA] by Lyvia_May
10 parts Complete
[Réincarnation Series #4] #1 - Fantasi Kami memiliki warna mata yang serupa, warna rambut yang nyaris serupa, dan waktu kelahiran yang nyaris sama, tapi kenapa... Kenapa harus aku yang lebih kecil sepuluh menit! "Mulai sekarang kakak adalah babuku." Tampol juga nih anak! Lagipula kenapa setelah kecelakaan besar yang terjadi secara tak sengaja itu dapat membuat kami tiba-tiba malah terbangun di dunia novel sih? Apa lagi kenapa aku dan adikku malah serempak menjadi tokoh antagonisnya, inikah yang dinamakan satu jiwa, hiks. "Aku bukan adik dia." Iya, sekarang bukan, tapi dulu iya. Di kehidupan sebelumnya aku mempunyai seorang adik laki-laki yang menjadi jelmaan babu sehari-hariku, hm biasalah kakak selalu begitu bukan? Jujur saja kalian para kakak, tak perlu jaim. Dan sekarang, setelah masuk ke dalam dunia novel, bukan hanya menjadi tokoh antagonis yang memiliki akhir mengerikan, tapi aku juga harus lebih kecil dari mantan adik jelmaan babuku. Kami menjadi saudara kembar, tapi bedanya kami anak kembar tak kandung. Sedih mengakuinya, aku anak yang kebetulan lahir di ruangan bersebelahan dengan ibu angkatku yang seorang bangsawan ini. Ibu kandungku meninggal saat melahirkanku, dan begitulah bagaimana aku dapat bertemu kembali dengan adikku di kehidupan sebelumnya yang kebetulan memiliki ingatan dua kehidupan seperti diriku juga, ya walaupun aku terkejut saat tahu selisih angka lahir kami hanya sepuluh menit kecilan aku. ===== "Hei, kau cantik sekali boleh berkenalan?" "Mau berkenalan? Aku ijinkan tapi kau harus siap-siap..." "Siap-siap kenapa?" "Saudara kembarku lagi koar-koar tuh di sana." "WOI BABU TIDAK BOLEH PUNYA SUAMI!" "SUDAH KUBILANG AKU BUKAN BABUMU SETAN!" ===== 1# - Eropa (041020) 1# - Romkom (021020) 1# - Reinkarnasi (070920) Seri 'Réincarnation' yang keempat telah hadir kawan! Comedy and non-baku alert! First chap: 17 Agustus 2020 Last chap: 10 Oktober 2020 Rate: 15+ Copyright © 2020 by Lyvia May
[ ✓ ] 𝐺𝑂𝑂𝐷 𝐷𝐴𝐷𝐷𝑌 ✦✧ 𝐸𝑁𝐻𝑌𝑃𝐸𝑁 by HopeF2818
59 parts Complete
[ 𝐶𝑜𝑚𝑝𝑙𝑒𝑡𝑒 ✓ ] "𝐼-𝑖𝑛𝑖 𝑏𝑒𝑛𝑒𝑟𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑦𝑖 𝑤𝑜𝑦𝑦!!" 𝐾𝑒𝒉𝑖𝑑𝑢𝑝𝑎𝑛 7 𝑝𝑟𝑖𝑎 𝑚𝑢𝑑𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑟𝑢𝑏𝑎𝒉 360° 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎𝒉 𝑘𝑒𝑑𝑎𝑡𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑦𝑖 𝑑𝑖 𝑟𝑢𝑚𝑎𝒉 𝑚𝑒𝑟𝑒𝑘𝑎. 𝐴𝑘𝑎𝑛𝑘𝑎𝒉 𝑚𝑒𝑟𝑒𝑘𝑎 𝑏𝑖𝑠𝑎 𝑚𝑒𝑛𝑒𝑚𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔𝑡𝑢𝑎 𝑘𝑎𝑛𝑑𝑢𝑛𝑔 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝐵𝑎𝑦𝑖 𝑖𝑡𝑢? 𝐴𝑡𝑎𝑢 𝑠𝑎𝑙𝑎𝒉 𝑠𝑎𝑡𝑢 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑚𝑒𝑟𝑒𝑘𝑎 𝑙𝑎𝒉 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔𝑛𝑦𝑎? [ 𝐽𝐴𝑁𝐺𝐴𝑁 𝐿𝑈𝑃𝐴 𝑉0𝑇𝐸 𝑌𝐴 𝑀𝐴𝑁𝐼𝑆 ] 𝑊𝑎𝑟𝑛𝑖𝑛𝑔! 18+ 𝑃𝑎𝑟𝑡 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑏𝑒𝑟𝑢𝑟𝑢𝑡𝑎𝑛, 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛𝑑𝑢𝑛𝑔 𝑘𝑒𝑘𝑒𝑟𝑎𝑠𝑎𝑛, 𝑘𝑎𝑡𝑎-𝑘𝑎𝑡𝑎 𝑘𝑎𝑠𝑎𝑟, 𝑔𝑒𝑟𝑒𝑔𝑒𝑡 𝑑𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑛𝑢𝒉 𝑘𝑒𝑏𝑎𝑝𝑒𝑟𝑎𝑛 :𝑝 𝐵𝑖𝑠𝑎 𝑗𝑎𝑑𝑖 20+ . . . 𝑆𝑡𝑎𝑟𝑡 [02/01/21] 𝐸𝑛𝑑 [20/08/21] 𝑅𝑎𝑛𝑘 :: #1 - 𝑙𝑒𝑒𝒉𝑒𝑒𝑠𝑢𝑛𝑔 [21/01/21] ♡ #1 - 𝑘𝑎𝑛𝑔𝑦𝑢𝑐𝒉𝑎𝑛 [21/01/21] ♡ #1 - 𝑒𝑛𝒉𝑦𝑝𝑒𝑛 [28/01/21] ♡ #2 - 𝑒𝑣𝑒𝑟𝑔𝑙𝑜𝑤 [06/02/21] ♡ #4 - 𝑒𝑣𝑒𝑟𝑔𝑙𝑜𝑤 [25/08/21] ♡ #3 - 𝑠𝒉𝑖𝑚𝑗𝑎𝑘𝑒 [16/03/23] ♡ #9 - 𝑗𝑎𝑦𝑝𝑎𝑟𝑘 [08/04/23] ♡ #2 - 𝑠𝒉𝑖𝑚𝑗𝑎𝑘𝑒 [11/04/23] ♡ #1 - 𝑠𝒉𝑖𝑚𝑗𝑎𝑘𝑒 [16/04/23] ♡ #1 - 𝑠𝑜𝑟𝑎 [18/05/23] ♡ #1 - 𝑤𝑎𝑛𝑔 [23/03/24] ♡ #8 - 𝑦𝑒𝑛𝑎 [17/04/24] ♡
You may also like
Slide 1 of 9
Don't Talk About Money cover
Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤 cover
Home (Tzuyu TWICE - Jun SEVENTEEN) ✔ cover
The Villain Twins [END][KUBACA] cover
[ ✓ ] 𝐺𝑂𝑂𝐷 𝐷𝐴𝐷𝐷𝑌 ✦✧ 𝐸𝑁𝐻𝑌𝑃𝐸𝑁 cover
Jadi Baby?! [Lengkap] cover
Give Me a Chance cover
SAME PERSONALITY || JAYWON [END] cover
Who Do You Love (finish)  cover

Don't Talk About Money

55 parts Complete

Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"