Sketch Of Love

Sketch Of Love

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 8, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Semua orang pasti punya cerita cinta yang berbeda-beda dengan berbagai macam alur,tokoh dan momen yang sanggup membuat hati berdebar saat mengingatnya. Mungkin di antara kalian pasti pernah punya seseorang yang sampai sekarang tidak bisa kalian lupakan.. Apakah itu mungkin cinta sejati atau hanya cinta sesaat yang pudar dengan seiring berjalan nya waktu. Di antara cerita-cerita seperti itu mungkin banyak yang berakhir bahagia atau mungkin bahkan hanya akan meninggalkan sisa luka yang mendalam. Tapi di antara banyak nya cerita cinta kalian,,pasti ada seseorang pernah kalian cintai dengan setulus hati..Momen-momen bahagia saat bersama dengannya cerita yang pernah kalian ukir bersama dan bahkan mungkin kata-kata romantis yang tak akan mungkin di lupa. Seperti itulah cinta,, kadang bisa membuat tersenyum, kadang membuat menangis. Kadang membuat membuat rindu dan juga bisa membuat cemburu. Kadang datang dengan sejuta rasa bahagia dan menghilang sekejap mata. DAN INI LAH KISAH CINTANYA
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memory Of First Love [Completed] ✓
  • Another Me
  • Between Us : One Heart Two Stories [On Going]
  • Hard Forget You
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • I LOVE YOU even though I HATE YOU
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • The Memory
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Secret Admirer

Ini adalah kisah cinta pertama yang telah terjadi dan memiliki akhir yang gelap. Semua masa lalu yang sudah dikubur dengan susah payah, kini kembali dikehidupannya. Kinanty Alyana. Setelah bertahun-tahun "melarikan diri" akhirnya ia kembali. Kini ia dihadapkan dengan cinta pertamanya yang kelam. Membawa kembali perasaan cinta yang telah ia kubur jauh-jauh. "Kenapa kau tidak bisa melupakanku? Bukankah ini semua memang karena ulahmu yang kekanak-kanakan? Aku tidak bisa menjalankan hubungan ini denganmu, bahkan satu detik pun!" Masih teringat jelas dipikirannya. Kata-kata itu. Rasanya ia berharap bumi menelannya detik itu juga.

More details
WpActionLinkContent Guidelines