We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
HARAPAN
  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 15, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
Kisah seorang pria yang dianggap pembunuh oleh ayahnya semenjak kepergian ibunya. Ia tak pernah lagi merasakan kasih sayang keluarga ia selalu dibanding-bandingkan dengan kakaknya. Iya kerap kali mencoba untuk bunuh diri. Namun ia selalu berusaha untuk terlihat Tegar kuat dan tersenyum kepada semua orang. Semua miliknya telah direbut oleh kakaknya perhatian ayahnya direbut oleh kakaknya bahkan wanita yang dicintai harus diberikan kepada kakaknya. Namun ia tidak pernah membenci kakaknya ia menyayangi kakaknya menyayangi orang tuanya. Dan kisah seorang wanita yang beranggapan dikasih oleh orang tuanya Namun nyatanya tidak Ternyata dia hanyalah seorang putri yang tidak dianggap. Ternyata dia hanyala seorang putri yang dianggap lemah dan tak berharga Iya sangat tertekan ia pernah mencoba ingin bunuh diri namun dia berusaha untuk menyemangati dirinya dan dorongan dari teman-temannya. Yukk simak kelanjutan ceritanya
All Rights Reserved
#41
sadend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay With Me !
  • Just About Me and Him [COMPLETE]
  • THIS IS ME, KEIRA [TAMAT]
  • FRIENDzone (Completed)
  • LOVE IS DESTROYED [COMPLETED]
  • Juan [REVISI]
  • Rapuh [On Going]

Bantu, follow dan vote cerita ini teman-teman 🌿💙 Pukulan, cacian, bentakan, hinaan dan kekerasan lainnya sudah menjadi makan sehari-hari bagi Zeevanya. Tidak pernah dianggap, dipandang seperti sampah yang tidak berguna, bukanlah hal baru baginya. Lebih, mirisnya lagi, semua itu dia dapatkan bukan dari orang asing. Melainkan, Ibunya sendiri. Ia tidak pernah dianggap, tidak pernah diakui. Sementara kakaknya-Zoya selalu menjadi kesayangan perempuan itu. Ibunya, sangat membenci dirinya. Entah kesalahan apa yang Zeevanya perbuat hingga ia harus mendapatkan kebencian sebesar itu dari ibunya sendiri. Zeevanya tidak pernah tau apa penyebabnya. Keluarganya masih ada di sisinya. Namun, rasanya Zeevanya seperti hidup sebatang kara. Entah, sampai sejauh apa Zeevanya bertahan saat mental dan fisiknya selalu serang bertubi-tubi oleh ibunya bahkan kakaknya. Harapan dan mentalnya selalu dijatuhkan. Seakan ia tidak berhak untuk merasakan kebahagiaan. Entah sampai kapan ia akan mampu bertahan .... Ia sama sekali tidak tahu. Zeevanya, sendiri tanpa siapapun disisinya untuk tempat bersandar. Dia, sangat rapuh namun terpaksa berpura-pura kuat. Di tengah pahitnya kehidupan yang ia jalani, mampukah Zeevanya bertahan hingga menemukan secuil kebahagiaan yang selama ini ia impikan? Inilah, kisah tentang Zeevanya dengan segudang luka yang ia pikul sendirian .... ____•°🌿

More details
WpActionLinkContent Guidelines