For The Sake Of Allah!

For The Sake Of Allah!

  • WpView
    Reads 1,058
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 17, 2021
Dari Kecil, aku diajarkan kebaikan oleh kedua orang tuaku. Bersikap baik pada orang lain, tidak ragu mengucapkan tolong, maaf, dan terimakasih. Dengan begitu, orang-orang juga akan baik pada kita. Sebab kebaikan yg kita lakukan akan kembali pada diri kita sendiri. Begitu kata ayah. Rasanya semua nasehat ayah sudah aku turuti, tapi kenapa akhir nya malah begini? kenapa sekarang yg aku dapatkan malah sebaliknya? Mereka tidak memperdulikan jeritanku yg meminta mereka untuk tidak membunuh ayah ibuku. Demi Allah! Mulai hari ini, tidak ada lagi Winda yg dulu. Demi Allah! Akan ku hancurkan mereka! -------------------------------------------------------------------- Haykal, pemimpin petugas khusus mengatasi pemberontakan teroris dalam negeri, mengerutkan keningnya. Sudah 3 kali terjadi pembunuhan. Mentri pertahanan, bapak Surya dan pengawalnya serta Jendral Bahri. Ketiga kasus ini belum menunjukkan kemajuan sedikitpun! Negara semakin heboh mengingat posisi 2 korban adalah posisi yg cukup tinggi dalam negara. Banyak yg mengira pembunuhan itu dilakukan oleh teroris, namun jika benar, maka teroris yg menjadi pelaku kali ini bukanlah pelaku biasa karna tidak meninggalkan jejak sedikitpun. Apakah ini benar-benar perbuatan teroris? "Dia bukan teroris! bukan! aku yakin itu! siapapun kau! aku akan menangkapmu!"
All Rights Reserved
#829
mafia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mentari Senja [End]
  • Senja Termendung
  • ALIF 2 : AGEN[IUS]
  • Ummi dimana Abi? [ENDING]
  • Menikahinya Dalam Diam (On Going)
  • Rumah baru untuk Ibu
  • 4 PRINCE MAFIA [ON GOING]
  • The Baby's Contract✓
  • Horibble Woman (END)
  • TEOLOGI CINTA

Berawal dari kerinduannya pada sang Ayah, gadis itu memulai kembali kehidupannya di kota yang telah lama ia tinggalkan. Mulanya, ia pikir semua akan berjalan sesuai dengan perkiraannya namun yang kejadian malah sebaliknya. Dari hal itu ia mengambil kesimpulan yang sangat tidak masuk akal yaitu, 'Tuhan itu tidak adil!' Makin lama situasinya semakin buruk. Ada banyak fakta yang di sembunyikan sang Ibu padanya, membuat hubungan mereka yang renggang menjadi bertambah renggang. Dan Mentari muak akan hal itu. Bagaimana cara Mentari mengatasi semuanya? Apakah ia sanggup menjalankan kehidupan diantara kebohongan yang mulai terkuak? ●●● PENGUMUMAN Mohon jangan diplagiat karena bagaimanapun setiap babnya saya selesaikan dengan penuh perjuangan. TERIMAKASIH.

More details
WpActionLinkContent Guidelines