Puitis and si otak Rumus

Puitis and si otak Rumus

  • WpView
    Reads 1,223
  • WpVote
    Votes 224
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 13, 2020
Bagaimana rasanya di ajarkan oleh siswa ganteng juga pintar, yang sangat di sayangi oleh guru guru. Mungkin kalian akan menerima nya dengan senang hati. Tetapi justru itu suatu mimpi buruk bagi Arsha Arsha siswi SMA yang berasal dari kelas X IPA 2. Ia keterbelakangan dalam pelajaran matematika yang itu jadi suatu beban bagi guru yang bersangkutan, pasalnya sudah beberapa kali Arsha di ajarkan oleh guru yang ada tidak ada satupun rumus yang menempel di otaknya. Dengan sangat kebetulan Siswa bernama Rama di pindahkan ke kelas X IPA 2 yang dimana itu kelas Arsha. Kepindahan rama ke kelas IPA 2 justru di manfaatkan wali kelas nya, karena Rama adalah salah satu murid pintar, berprestasi, dan juga mendapat nilai terbaik di kelas sebelumnya. Wali kelasnya menyuruh Rama untuk membantu Arsha memahami pelajaran tersebut Bagaimana kisahnya akankah dengan di ajarkan Rama Arsha akan paham dengan pelajaran yang selama ini ia tidak suka, atau malah sama saja? Skuy baca guys kelanjutannya:) Mon maap gaes karna ini cerita pertama aku, jadi maklum kalo ga karuan alurnya🙏
All Rights Reserved
#732
solidaritas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KEIYANA (END)
  • 182 days
  • CHEMISTRY DI ANTARA GITA
  • East sky first love
  • NATHAN [SELESAI]
  • Satu semester seribu kenangan
  • Compass Two [Selesai]
  • ZeiAnya
  • Nada - nada Raka (Complete)

Orang bilang kelas XI IPA 2 itu aneh, gila, dan lain lain. Bukan bagi Keiyana yang berstatus murid pindahan. Baginya, kelas XI IPA 2 adalah keluarganya, temannya, segalanya. Tidak mendapatkan kasih sayang dari ayahnya, di fitnah oleh saudara tirinya, mendapat siksaan fisik dan mental dari keluarganya. Tapi Keiyana mendapatkan kebahagiaan dari teman teman sekelas nya. "gue mulai ya, jangan lupakan orang ketiga, orang pertamanya Budi, orang keduanya Hendri, siapa orang ketiga?" "eh anjir! Gue gak gay ya!" teriak Budi tidak terima. "bukan begitu konsepnya! Tolol ih."

More details
WpActionLinkContent Guidelines