Diary Lia

Diary Lia

  • WpView
    Reads 755
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 25, 2020
Lia dan Leukemianya. Ini kisah perjuangan gadis kecil yang kuat melawan penyakitnya. Ini perjalanan panjang demi kesembuhan yang terus diharap. Lia, adik bungsuku yang masih berusia 7 tahun. Penuh perjuangan, gejolak emosi, pertikaian, perselisihan, kenangan-kenangan kelucuan Lia, dan sederet permasalahan yang mengetuk hati. Ada foto-foto perjuangan Lia di rumah sakit. Ini adalah kisah nyata. Aku ingin mengabadikannya dan membaginya, agar kalian selalu menjaga rasa syukur atas nikmat melimpah dan kesehatan yang kalian rasakan. Karena Lia mengajarkanku untuk berhenti mengeluh. Lia mengajarkanku untuk jangan bertanya "mengapa" pada Allah, tapi berusaha menerima dengan lapang dada. Budayakan FOLLOW sebelum membaca. Budayakan VOTE ketika membaca. Kecil bagimu, besar bagi saya. Hanya dengan klik bintang kecil di kiri bawah sudah bisa membuat penulis lebih semangat. Jangan pelit VOTE..!!! VOTE tdk akan membuat jempolmu keriting. VOTE bagi penulis adalah bentuk apresiasi atas karyanya. Be a good readers. 😇
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let Me Love You Longer
  • Coffee Of My Life
  • LUKA LILY {Revisi}
  • MIKHAYLA (HIATUS)
  • You are in my past and my future [END]
  • Garvitara [END]
  • Different (END)
  • Aku Disini Kak! [End]
  • Unspoken

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines