Hanya Sebuah Kata-kata

Hanya Sebuah Kata-kata

  • WpView
    Reads 331
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 18, 2020
Hanya sebuah tulisan kata-kata. Hanya sebuah imajinasi. Hanya sebuah pandangan semata. Hanya sebuah cerita. Yang belum tentu, nyata. _________________________________________ Ini kata sepucuk pikiran tentang rasa, Tentang pikiran yang tiada tara, Untuk dia yang tak pernah ada, Ataupun tak bersedia untuk berada. _________________________________________ By: @maeliputrianaomi "Janganlah menyalin kalau gak mau ditinggalin" My IG: @maeli_putria_naomi3035 sabtu, 28 maret 2020 {Let's read this story next}
All Rights Reserved
#774
sastra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [2] Asa dalam Rasa | ✔
  • Fireflies [Sudah Terbit]
  • GANESHA
  • Possessive Badboy [END]
  • [1] Rasa dalam Asa | ✔
  • [3] Aksara, Rasa, Asa | ✔
  •  Rasa Tanpa Nama
  • Nirguna [End]
  • Possessive vs Bad Girl [COMPLETED] ✔
  • HURT [Sudah Terbit]

Highest rank #1 berpuisi (11/06/2022) #1 pecintasastra (10/06/2020) #1 wattpadpoetry (07/06/2020) #1 puisiindonesia (08/06/2022) #3 sajak (08/06/2022) #4 poetry (11/06/2022) #4 sastraindonesia (09/10/2020) #5 syair (08/06/2022) #6 favorit (10/06/2020) #6 asa (14/10/2020) #6 quote (11/06/2022) #6 nonfiction (11/06/2022) #35 puisi (20/11/2020) #80 nonfiksi (11/06/2022) #341 indonesiamembaca (07/10/2024) "Kenapa?" Aku hanya menggeleng. Seketika burung-burung yang terbang, awan yang terseret angin, serta dedaunan yang jatuh seakan berhenti. Kamu tersenyum, "kita." "Kita." Mungkin aku hanya berharap kata itu tidak sekadar menjadi harapan, tapi menjadi kenyataan. Masih. Kisah kita belum berakhir. *** Sekumpulan puisi dan sastra yang lagi-lagi membahas kisah romansa nan klasik. Biarlah kisah kita menjadi ceritanya tersendiri. Sebab dalam romansa kita menemukan rasa. Dan dalam rasa, kita menemukan asa-asa yang mencari peraduannya. Seri Dua dari antologi puisi Rasa dalam Asa ©2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines