Story cover for Nada-Nada Asmara by mustakjiddan
Nada-Nada Asmara
  • WpView
    Reads 1,915
  • WpVote
    Votes 151
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 1,915
  • WpVote
    Votes 151
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Mar 31, 2020
#Daily Update
#Cover design by Dee14007

Ayek terkesan atas perkenalannya dengan Mei Hwa. Ia bersemangat mengenal gadis itu lebih dalam. Karena sama-sama menggemari musik, ia mengajak gadis itu untuk kolaborasi agar terus berhubungan. Gadis keturunan Tionghoa itu menerima tawaran tersebut. Seiring waktu mereka saling jatuh cinta dan memutuskan untuk menjalin hubungan lebih serius. Babah Liem, ayah Mei Hwa, melarang hubungan tersebut karena Ayek tidak memiliki pekerjaan tetap. Tidak mendapat restu, mereka melakukan hubungan secara backstreet. Sambil menyelesaikan projek Lama-kelamaan hubungan itu terendus. Babah Liem marah dan memberi pilihan kepada Mei Hwa: meneruskan kuliah S2 di luar negeri atau dilarang keluar rumah jika masih berhubungan dengan Ayek. Melalui musik Ayek dan Mei Hwa berjuang untuk mendapatkan restu dari orang tua masing-masing. Apakah mereka akan berhasil?
All Rights Reserved
Sign up to add Nada-Nada Asmara to your library and receive updates
or
#218gitar
Content Guidelines
You may also like
The Missing Wings by arcdvaend
39 parts Complete
Liam, seorang remaja yang bercita-cita menjadi penulis, merasa terjebak dalam kebuntuan ide yang membuatnya kehilangan arah. Di tengah kekosongan itu, ia bertemu dengan Noya, seorang pianis introver yang suka menyendiri di ruang musik sekolah. Pertemuan sederhana itu membuka babak baru dalam hidup Liam. Noya, dengan ketenangannya, menjadi inspirasi yang tak tergantikan bagi Liam, sementara Liam adalah dunia baru yang penuh kehangatan bagi Noya. Persahabatan mereka perlahan berubah menjadi cinta yang indah namun rapuh. Mereka saling berbagi mimpi dan harapan, hingga akhirnya harus berpisah setelah kelulusan sekolah. Noya pergi ke luar negeri untuk mengejar kariernya sebagai pianis, sementara Liam tetap di Jakarta untuk mengejar mimpinya sebagai penulis. Hari demi hari berlalu, dan komunikasi mereka mulai merenggang hingga akhirnya terputus. Liam tetap mencoba menggapai Noya, baik melalui pesan maupun karya-karyanya. Ia membentuk grup musikalisasi puisi bernama Echoed Wings, berharap suara hatinya dapat mencapai Noya di tempat yang jauh. Namun, meskipun sukses di dunia seni, Liam tetap merasa hampa tanpa kehadiran Noya. Dalam dua tahun tanpa kabar, Liam mulai mempertanyakan segalanya. Apakah Noya masih mengingatnya? Apakah perasaan mereka masih sama? Meski dihantui oleh rasa kesepian, Liam tidak menyerah. Ia terus menciptakan karya, mengirimkan pesan-pesan tersirat melalui musik dan puisi yang ia ciptakan. Ini adalah kisah tentang cinta yang bertahan di tengah jarak dan waktu, tentang perjuangan untuk tetap percaya meskipun segalanya terasa tidak pasti. Liam dan Noya adalah dua jiwa yang terpisah oleh sayap yang berbeda, namun selalu berharap untuk terbang bersama lagi di bawah langit yang sama. Apakah mereka akan menemukan jalan kembali satu sama lain? Ataukah waktu akan menjadi pemisah yang tak terelakkan?
You may also like
Slide 1 of 10
The Missing Wings cover
SCORPIO cover
Lucky Man - Koo Junhoe & Kim Jiwon [END] cover
Siri cover
Senja Tanpa Damai cover
Suddenly I Want To Love You (THE END) cover
Sepucuk Canda cover
My secret Crush cover
Wijaya's Univers |Nct Dream ft Johnny| NCT cover
Oktaf [COMPLETED] cover

The Missing Wings

39 parts Complete

Liam, seorang remaja yang bercita-cita menjadi penulis, merasa terjebak dalam kebuntuan ide yang membuatnya kehilangan arah. Di tengah kekosongan itu, ia bertemu dengan Noya, seorang pianis introver yang suka menyendiri di ruang musik sekolah. Pertemuan sederhana itu membuka babak baru dalam hidup Liam. Noya, dengan ketenangannya, menjadi inspirasi yang tak tergantikan bagi Liam, sementara Liam adalah dunia baru yang penuh kehangatan bagi Noya. Persahabatan mereka perlahan berubah menjadi cinta yang indah namun rapuh. Mereka saling berbagi mimpi dan harapan, hingga akhirnya harus berpisah setelah kelulusan sekolah. Noya pergi ke luar negeri untuk mengejar kariernya sebagai pianis, sementara Liam tetap di Jakarta untuk mengejar mimpinya sebagai penulis. Hari demi hari berlalu, dan komunikasi mereka mulai merenggang hingga akhirnya terputus. Liam tetap mencoba menggapai Noya, baik melalui pesan maupun karya-karyanya. Ia membentuk grup musikalisasi puisi bernama Echoed Wings, berharap suara hatinya dapat mencapai Noya di tempat yang jauh. Namun, meskipun sukses di dunia seni, Liam tetap merasa hampa tanpa kehadiran Noya. Dalam dua tahun tanpa kabar, Liam mulai mempertanyakan segalanya. Apakah Noya masih mengingatnya? Apakah perasaan mereka masih sama? Meski dihantui oleh rasa kesepian, Liam tidak menyerah. Ia terus menciptakan karya, mengirimkan pesan-pesan tersirat melalui musik dan puisi yang ia ciptakan. Ini adalah kisah tentang cinta yang bertahan di tengah jarak dan waktu, tentang perjuangan untuk tetap percaya meskipun segalanya terasa tidak pasti. Liam dan Noya adalah dua jiwa yang terpisah oleh sayap yang berbeda, namun selalu berharap untuk terbang bersama lagi di bawah langit yang sama. Apakah mereka akan menemukan jalan kembali satu sama lain? Ataukah waktu akan menjadi pemisah yang tak terelakkan?