Nada-Nada Asmara

Nada-Nada Asmara

  • WpView
    Reads 1,921
  • WpVote
    Votes 151
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 5, 2020
#Daily Update #Cover design by Dee14007 Ayek terkesan atas perkenalannya dengan Mei Hwa. Ia bersemangat mengenal gadis itu lebih dalam. Karena sama-sama menggemari musik, ia mengajak gadis itu untuk kolaborasi agar terus berhubungan. Gadis keturunan Tionghoa itu menerima tawaran tersebut. Seiring waktu mereka saling jatuh cinta dan memutuskan untuk menjalin hubungan lebih serius. Babah Liem, ayah Mei Hwa, melarang hubungan tersebut karena Ayek tidak memiliki pekerjaan tetap. Tidak mendapat restu, mereka melakukan hubungan secara backstreet. Sambil menyelesaikan projek Lama-kelamaan hubungan itu terendus. Babah Liem marah dan memberi pilihan kepada Mei Hwa: meneruskan kuliah S2 di luar negeri atau dilarang keluar rumah jika masih berhubungan dengan Ayek. Melalui musik Ayek dan Mei Hwa berjuang untuk mendapatkan restu dari orang tua masing-masing. Apakah mereka akan berhasil?
All Rights Reserved
#140
piano
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Miracle In December (GOT7 Fanfiction Christmas Edition)
  • The Missing Wings
  • Sepucuk Canda
  • Senja Tanpa Damai
  • Lucky Man - Koo Junhoe & Kim Jiwon [END]
  • Siri
  • Inevitable Feelings
  • Biantara | Lee Jeno
  • Call It Fate, Call It Karma (Complete)

GOT7 Fanfiction Christmas Edition. JB - Shin Hye Sung Shipper (Dream High 2 Couple) Sinopsis : "Bila kau diberi kesempatan untuk membuat sebuah permohonan di Hari Natal, apakah yang akan kau minta? Jika itu adalah aku, aku tidak mengharapkan apa-apa selain melihat seberkas cahaya, sulitkah itu Tuhan?" Shin Hye Sung, seorang gadis muda berbakat yang selama ini hidup dalam kegelapan dan kesepian. Dia tidak percaya pada cinta, pada akhir yang bahagia, pada impian yang menjadi kenyataan. Sejak kecelakaan yang merenggut cahaya dalam hidupnya dan juga nyawa ibunya tersayang, Hye Sung harus menjalani kejamnya kehidupan saat ayah kandungnya membuangnya dan tidak mengakuinya sebagai anak. "Memiliki seorang anak yang buta hanya akan membuat malu keluarga. Kau adalah kutukan bagi keluarga. Gara-gara kau, ibumu meninggal." Hye Sung takkan pernah melupakan perkataan ayahnya malam itu. Dengan kejam, ayahnya menyuruh sopir mereka untuk mengantar Hye Sung ke Panti Asuhan, tempat dia dibesarkan selama ini. Ayahnya membiayai semua biaya hidup Hye Sung selama di Panti Asuhan itu tapi tak pernah sekalipun mengunjunginya. Dingin, sepi, dan gelap, itulah yang dirasakan Hye Sung selama 15 tahun hidupnya. Hatinya mendadak menjadi sedingin salju, tak ada musim semi yang hangat, juga tak ada cahaya terang. Hanya ada kegelapan dan kesepian abadi. Hingga akhirnya dia bertemu seseorang yang memberi cahaya dalam hidupnya dan menyingkirkan kesepian dalam hatinya, seseorang yang ditemuinya saat Malam Natal, seseorang yang bahkan tak bisa dia lihat wajahnya. "Tuhan, jika Kau memang ada, di Malam Natal ini aku ingin membuat permohonan sekali saja. Aku ingin bertemu dengannya, aku ingin melihat wajahnya. Bisakah Kau mengabulkannya?" Hye Sung berdoa di bawah pohon Natal seraya mengatupkan tangannya, memohon dengan segenap hatinya. Akankah permohonannya menjadi kenyataan? Tapi bagaimana jika seandainya anak laki-laki itu tidak mengenalinya saat mereka bertemu lagi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines