Anggap saja aku rumahmu jika kamu pergi kamu tau arah pulang menetaplah bila mau dan pergilah jika bosan. Ini kisah tentang Dinda, semenjak dia memasuki jenjang SMA dia banyak mendapat pengalaman terutama pengalaman tentang bagaimana dia harus merelakan dan melepaskan orang yang ia sangat sayangi Farel Darmawan Putra. Farel adalah sahabat dinda namun ternyata tak ada persahabatan antara cowok dan cewek kalau tidak ada yang namnya jatuh cinta. Selama ini dinda hanya cinta dalam diam dengan Farel sampai akhirnya Farel ternyata jatuh cinta namun bukan dengan dinda melainkan dengan temannya sendri bernama Zahra Tussita. Adakah hal yang lebih menyakitkan ketika seseorang yang kita sayang ternyata lebih bahagia dengan orang yang ia cintai? Haruskah dinda melepaskan Farel untuk zahra? Lalu bagaimana dengan Masshel orang yang selalu ada untuknya tetapi dinda hanya mencintai Farel walaupun ia sendiri sering tersakiti? 𝘈𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘰𝘳𝘣𝘢𝘯𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘩𝘢𝘭 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬𝘮𝘶 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘢𝘭𝘢𝘴𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢. 𝘉𝘢𝘨𝘪𝘬𝘶, 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘥𝘦𝘳𝘩𝘢𝘯𝘢 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵𝘮𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘬𝘶. - Dinda Thalita Putri
More details