Story cover for Secret's by Clovepedd
Secret's
  • WpView
    LECTURAS 768
  • WpVote
    Votos 29
  • WpPart
    Partes 7
  • WpView
    LECTURAS 768
  • WpVote
    Votos 29
  • WpPart
    Partes 7
Concluida, Has publicado mar 31, 2020
Dalam semalam hidupnya berubah, bahkan statusnya berubah. Dan dalam semalam pula, ia kehilangan ayahnya. Kini hidupnya terasa berat, terlebih lagi kenyataan bahwa kini dia adalah istri dari seorang presdir yang tidak memiliki hati nurani bahkan dia sangat dingin. 

Presdir dari perusahaan L.corp yang dikenal kejam, tak berperasaan, dingin dan memiliki koneksi dimana-mana mampu membeli apapun yang diinginkannya. Bahkan menikahi Putri tunggal dari Tuan Han Won-sik tanpa persetujuan dari pihak manapun dan bahkan tidak membutuhkan persetujuan gadis tersebut. 


"kau sudah siap? " 

Suara yang begitu dingin dan terkesan datar membuat Iseul mengernyit. 

Dari mana suara ini? Pintunya baru saja tertutup dan aku ditinggalkan sendiri disini. Lalu mengapa ada suara? - Iseul

" mencariku? "

Han Iseul menoleh dan betapa terkejutnya saat tahu siapa yang kini dihadapannya. Dia adalah pria dingin yang tidak memiliki perasaan. Iseul mengenalnya? tentu saja. Siapa yang tidak mengenal pemimpin dari perusahaan L.corp, hey ayolah seluruh dunia mengenalnya. 

Pria itu melangkah beberapa langkah hingga menghapus jarak diantara keduanya, tatapannya tajam dan penuh intimidasi. 

Han Iseul bergerak mundur tapi pinggangnya ditahan oleh pria itu. Iseul hendak protes tapi suaranya masih tertahan, rupanya cairan itu masih bekerja. 

Pria itu tersenyum miring, merapikan rambut Iseul yang sedikit menutupi wajah cantiknya. 

Iseul menggertakkan giginya. Bisa-bisanya pria ini menyentuhnya. Ingin rasanya Iseul menggigit tangan itu. 

" kita akan melangsungkan pernikahan malam ini "

Iseul melototkan matanya berusaha menggeleng pelan karena pengaruh cairan itu masih ada. 



Enjoy the stories :)
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Secret's a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#35arogan
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
The Man de theonlymuse
87 partes Concluida
WARNING !! Cerita ini bakal bikin kamu salting brutal dan senyam senyum sendiri!!! *Short Chapter Warning* - - - "Aku gak percaya kalau kamu cuma pernah pacaran saat kamu SMA." gumam Lili seraya menatap pria tampan didepannya, Atlas. "Kenapa gak percaya?" tanya Atlas. "Well... you sounds like a pro." jawab Lili dengan senyum jahilnya. "Im a pro? of what?" tanya pria itu seakan sengaja ingin mendengar jawaban Lili. "Dalam hal menggoda dan meluluhkan hati wanita. Kamu ahlinya." jelas Lili. Berharap Atlas akan mengerti perkataannya. Mendengarnya membuat Atlas tertawa. Dari tempatnya berdiri, Lili bisa melihat telinga pria itu memerah seakan menahan malu. Hal itu mengundang senyuman di wajahnya. "Jadi kamu sudah tergoda sekarang?" tanya Atlas lagi dengan jahil yang membuat pipi Lili bersemu. "Eh?" respon Lili sekenanya. Benar - benar bingung harus menjawab apa karena harus berhadapan dengan pria semenarik Atlas ini. "Kalau kamu penasaran tentangku, why dont we get to know each others? cause im curious about you too." ucap Atlas dengan kharisma yang meledak - ledak. Rasanya Lili ingin langsung pulang saja dan kabur dari sini. Wajahnya pasti sudah semerah tomat sekarang. Mungkin sekarang Lili benar - benar terlihat seperti orang linglung dimata Atlas, karena yang bisa ia katakan untuk menjawab itu hanyalah, "Shall we?" "Yes, we shall." jawab Atlas tanpa ragu. 🎖️#16 in Roman (13-10-2024) 🎖️#26 in Roman (29-06-2025) 🎖️#57 in Romansa (11-01-2026) 🎖️#43 in Romansa (14-01-2026)
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
Side Effect: The Dilemma (END) cover
WEDDING WITH HAN TAEHYUNG!!! cover
Inevitable Golden Cage (END) cover
Bonbon cover
The Man cover
Azalea (Tamat) cover
ZERGAN cover
Cold Man? -JKLM. cover

Side Effect: The Dilemma (END)

39 partes Concluida

Pria itu menatapnya dengan tenang, "kamu ingat perjanjian terakhir kita?" Hanami mengerutkan keningnya, "perjanjian? Kontrak kerja?" dia bertanya heran. Rian berdecak pelan, dia kemudian membuang puntung rokoknya. "Ini sudah lebih dari lima tahun, Hanami." Katanya, "kita sama-sama belum menemukan seseorang, bukankah sesuai kesepakatan, kalo kita harus kembali?" Kini giliran Hanami yang berdecak, tidak menyangka kalau Rian masih mengingat kesepakatan konyol yang mereka buat beberapa tahun yang lalu. "Kesepakatan tidak tertulis yang dilakukan dua bocah, itu gak ada artinya, Pak Adrian," ucapnya, setengah mendengus. "Kamu percaya takdir?" tanyanya, menatap lurus ke arah depan. Yang bisa dilakukan Hanami hanya menghela napas, dia enggan membahas ini. Kesepakatan itu sudah ia lupakan sejak lama, kenapa pria ini tiba-tiba membahasnya. "Menikah sama saya, Hanami."