Story cover for TERIMA KOST by TawaRingkih
TERIMA KOST
  • WpView
    Reads 660
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Parts 17
  • WpView
    Reads 660
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Parts 17
Complete, First published Mar 31, 2020
Siksa yang teramat pedih dirasakan Nadin saat dia akan pergi ke Air Terjun Keramat karena sang ayah yang sedang lemas tak berdaya.

Siksaan terus dirasakan olehnya, hingga dia menyaksikan pembunuhan di depan kelopak matanya.

Apakah Nadin akan selamat?

Akankah Ayah Nadin juga akan sembuh?
All Rights Reserved
Sign up to add TERIMA KOST to your library and receive updates
or
#139menyeramkan
Content Guidelines
You may also like
HELLO, HAPIS! by Timira10
7 parts Ongoing
Andini Hermazana dan Zhafif Yuhanda Vanderbilt adalah dua sahabat sejati yang tumbuh bersama sejak kecil. Mereka berbagi tawa, tangis, dan petualangan yang tak terlupakan. Namun, kehidupan memisahkan mereka saat keluarga Zhafif pindah ke kota lain. Waktu dan jarak membuat mereka kehilangan kontak, dan kenangan masa kecil pun perlahan terlupakan. Beberapa tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali di bangku SMA, tepatnya di kelas 12. Andin yang baru pindah ke sekolah Zhafif, tak mengenali Zhafif, begitu pula sebaliknya. Di kelas, Andin merasa tidak suka dengan sikap Zhafif yang terkesan cuek dan misterius. Namun, suatu insiden membuat mereka saling mengenali, dan mereka menyadari bahwa mereka sudah lama mencari satu sama lain. Namun, saat memasuki tahun terakhir SMA, cobaan hidup datang menghampiri. Mereka harus menghadapi teror yang mulai mengganggu kehidupan mereka. Dalam ketegangan dan ancaman yang semakin besar, Zhafif menyadari bahwa perasaannya terhadap Andin semakin mendalam. Dia bertekad untuk melindungi Andin dari segala bahaya yang mengancamnya. Sementara itu, Andin mulai merasakan koneksi yang kuat dengan Zhafif. Melalui perjuangan mereka melawan teror yang mengancam, Andin dan Zhafif menemukan kembali arti sejati dari persahabatan, cinta, dan keberanian. --- ╭∩╮╭∩╮╭∩╮ ⚠️ CERITA INI MURNI DARI PIKIRAN SAYA, JIKA KALIAN MENEMUKAN SALAH SATU SCENE YANG MIRIP! MOHON DI MAKLUMI, KARENA ALUR INI TENTANG PENERORAN! DAN SAYA MOHON JANGAN MEMPLAGIAT CERITA SAYA. TERIMA KASIH!! SALKEN AKU TIMIRA, PANGGIL SAJA TIMI.
Plot Twist Sang Figuran (TERBIT)  by rooosss_za
31 parts Complete
DISARANKAN UNTUK MEMBUKA PART TERKAHIR, KARENA ADA INFORMASI PENTING SEPUTAR KELANJUTAN CERITA INI! Dinda, gadis yang berusia 15 tahun, hidup sebatang kara dan diharuskan untuk menjalani kehidupan ditengah-tengah kerasnya kota. Dinda merupakan gadis yang hobi membaca novel, sifatnya yang pendiam dan penurut menjadi sasaran siswa-siswi disekolah nya untuk dijadikan sebagai 'babu'. Kerap kali Dinda disuruh mengerjakan tugas dari teman sekelasnya maupun disuruh membelikan makanan di kantin. Walaupun begitu, Dinda sama sekali tidak membantah, dirinya sadar hanya gadis biasa yang secara beruntung bisa sekolah di sekolah elit dengan mengandalkan beasiswanya. Jika dirinya menolak suruhan mereka, maka Dinda khawatir akan berakibat pada beasiswanya. Dinda yang saat itu pergi keluar untuk membeli bahan makanan, tiba-tiba dihadapkan pada situasi yang sangat buruk. Dirinya bertemu tiga orang preman yang mencoba mengambil uang yang akan digunakan untuknya berbelanja, berusaha mempertahankan uang yang ada, namun sialnya Dinda menjadi mangsa ketiga preman itu. Dinda meninggal dikarenakan luka tusukan tepat di jantungnya. "Apakah ini akhir dari segalanya, bahkan sampai matipun aku belum pernah merasakan kebahagiaan" Namun, Tuhan ternyata punya rencana yang tak terduga. Dinda tiba-tiba terbangun di tubuh orang lain, seorang figuran novel remaja yang sempat dirinya baca. Tak masalah jika Dinda bertransmigrasi di tubuh figuran yang artinya tidak akan terlibat terlalu jauh pada alur cerita, namun masalahnya figuran itu adalah adik dari antagonis pria dan ditakdirkan mati di tangan kakaknya sendiri karena tak sengaja menabrak protagonis wanita di tengah-tengah tangga yang berakhir protagonis wanita jatuh dan terluka. ### Cerita murni karangan author sendiri Jangan lupa vote dan komen biar author tetap semangat menulis dan melanjutkan cerita😁 SELAMAT MEMBACA DAN SEMOGA SUKA!
You may also like
Slide 1 of 10
HELLO, HAPIS! cover
Kuikhlaskan Kau Pergi  cover
Harapan (Tamat)√ cover
Laut dan Luka cover
Plot Twist Sang Figuran (TERBIT)  cover
Misteri Kematian Ayah [TAMAT] cover
SESAT DIHUTAN AOKIGAHARA | Liburan Menyeramkan cover
Ketika Psikopat Jatuh Cinta ( Completed ) cover
Rumit cover
Memento Mori:Terror In Class X³ [✓] cover

HELLO, HAPIS!

7 parts Ongoing

Andini Hermazana dan Zhafif Yuhanda Vanderbilt adalah dua sahabat sejati yang tumbuh bersama sejak kecil. Mereka berbagi tawa, tangis, dan petualangan yang tak terlupakan. Namun, kehidupan memisahkan mereka saat keluarga Zhafif pindah ke kota lain. Waktu dan jarak membuat mereka kehilangan kontak, dan kenangan masa kecil pun perlahan terlupakan. Beberapa tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali di bangku SMA, tepatnya di kelas 12. Andin yang baru pindah ke sekolah Zhafif, tak mengenali Zhafif, begitu pula sebaliknya. Di kelas, Andin merasa tidak suka dengan sikap Zhafif yang terkesan cuek dan misterius. Namun, suatu insiden membuat mereka saling mengenali, dan mereka menyadari bahwa mereka sudah lama mencari satu sama lain. Namun, saat memasuki tahun terakhir SMA, cobaan hidup datang menghampiri. Mereka harus menghadapi teror yang mulai mengganggu kehidupan mereka. Dalam ketegangan dan ancaman yang semakin besar, Zhafif menyadari bahwa perasaannya terhadap Andin semakin mendalam. Dia bertekad untuk melindungi Andin dari segala bahaya yang mengancamnya. Sementara itu, Andin mulai merasakan koneksi yang kuat dengan Zhafif. Melalui perjuangan mereka melawan teror yang mengancam, Andin dan Zhafif menemukan kembali arti sejati dari persahabatan, cinta, dan keberanian. --- ╭∩╮╭∩╮╭∩╮ ⚠️ CERITA INI MURNI DARI PIKIRAN SAYA, JIKA KALIAN MENEMUKAN SALAH SATU SCENE YANG MIRIP! MOHON DI MAKLUMI, KARENA ALUR INI TENTANG PENERORAN! DAN SAYA MOHON JANGAN MEMPLAGIAT CERITA SAYA. TERIMA KASIH!! SALKEN AKU TIMIRA, PANGGIL SAJA TIMI.