Teror Maria Shepere : Kasus Debarion Berantai

Teror Maria Shepere : Kasus Debarion Berantai

  • WpView
    Reads 141
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 1, 2023
WpInfo
Fiction
Horror
Bagaimana jika di sekolahmu ada pembunuhan berantai? Apa yang akan kamu lakukan jika kamu yang dipilih untuk menjadi korban selanjutnya? Inilah yang dirasakan Hiruna ketika ia dan timnya dikirim menuju ke negara Los Paisës untuk menyelidiki kasus ini. Dapatkah Hiruna dan teman-temannya menyelesaikan kasus ini? Siapakah dalangnya? Dan apa yang membuat si dalang membunuhi teman-teman di sekolahnya?
All Rights Reserved
#8
pembunuhanberantai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 12 Titik Balik (END)
  • Mystro {On Going}
  • Asphodel ✓
  • MURDERER IN THE SCHOOL SEASON 2 [COMPLETED]
  • Harmoni
  • BOOK 1 MISSION SERIES: MISSION IN CASE (Pindah ke Innovel)
  • The alone dark versi

(Sudah revisi) SMA Garuda Merah, sekolah megah penuh ambisi, kini menjadi kandang maut bagi dua belas jiwa muda. Dalam satu malam penuh misteri, gerbang terkunci, listrik padam, dan suara Kepala Sekolah menggemakan perintah mematikan: "Bertahanlah, atau hancur bersama waktu." Aneth, gadis tangguh namun rapuh, harus memimpin teman-temannya menari di ujung pisau. Persahabatan diuji, cinta dipertaruhkan, dan pengkhianatan berbisik di setiap sudut gelap lorong sekolah. Malam-malam panjang penuh teriakan dan isak tangis, membuat solidaritas pecah. Saat darah membasuh lantai sekolah, dan satu per satu nyawa direnggut, Aneth sadar: di permainan ini, tidak ada pahlawan - hanya korban dan pengkhianat. Di ujung segalanya, saat tubuh-tubuh yang dulu hangat kini membeku, Aneth berdiri sendiri, menggenggam bendera yang kini basah oleh darah. Dari balik jeruji tak kasat mata, ia menyadari: yang tersisa dari hidup bukan kemenangan, melainkan luka yang abadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines