KELAM
  • WpView
    Reads 769
  • WpVote
    Votes 377
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 7, 2020
•Let's enjoy the story! Bagaimana rasanya jika seluruh anggota keluargamu ingin menjatuhkan mu? Menganggap dirimu hanyalah beban dan ingin mencampakkanmu? Tetapi, ada satu orang yang berkuasa atas semuanya dan menginginkan kamu menetap. Asella Asraya, yang akrab dipanggil Sella itupun ingin menyerah atas takdirnya. Takdirnya yang tak pernah ingin melihatnya bahagia. Lain halnya dengan Defano Geraldio, yang memiliki kuasa atas segalanya namun itu yang membuatnya merasa hampa. Tidak mengenal kasih sayang, menganggap semuanya menjadi lawan. Orang tua yang tidak pernah mengganggapnya ada. Membuat Fano merasa dirinya tak berguna. Tuhan menyatukan mereka dengan dalih mereka sama sama tersakiti. Tetapi Tuhan juga memisahkan mereka karena kesalahan mereka sendiri. "Ketika Tuhan tak lagi berpihak, disitulah aku mengikhlaskanmu."
All Rights Reserved
#156
goodgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He's My Best Friend [END]
  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • ALFANO (MASIH REVISI)
  • Marsella (1)
  • ASMARALOKA
  • Paradise
  • mystery of the past
  • Fanny
  • Being a Good Papa [ End ]
  • Mysterious Girl

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_

More details
WpActionLinkContent Guidelines