Tamed
  • WpView
    Reads 33,974
  • WpVote
    Votes 2,678
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 7, 2023
Camry Lennox adalah seorang ibu tunggal dari dua anak kembar berusia 6 tahun, si tampan River dan si manis Ocean. Wanita berusia 30 itu terkenal pendiam dan berkepribadian dingin. Camry yang sekarang dunia kenal adalah pembisnis kejam yang tak mengenal rasa iba. Tak ada yang benar-benar tahu mengapa ia berubah drastis dari Camry si ramah yang mereka kenal dulu. Kecuali Zathrian Balthair. Pria tampan itu jelas bersalah atas perubahan dalam hidup Camry. Sudah seharusnya ia bertanggung jawab. Tapi Camry membuat segalanya lebih sulit. Apalagi dengan River, yang memiliki sifat seperti Camry, berbanding terbalik dengan adiknya yang ceria dan ramah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We Are Destiny (NEW)
  • Conquering Lyra (Sudah Terbit)
  • Young Mother [COMPLETED]
  • CEO Sombong || End (Remake)
  • Complicated (Completed)
  • Give Sincere Love to Them
  • IBU ASI BABY ZEEAN
  • Cinta Tersembunyi-Tamat
  • TBS [2] : Bad Twins

🪻DIHARAPKAN MEM-FOLLOW SEBELUM MEMBACA🪻 🪻WAD (WE ARE DESTINY)🪻 🪻UPDATE SETIAP SABTU & MINGGU🪻 🪻WAJIB VOTE + KOMEN🪻 Menemukan dan merawat bayi yang entah siapa orang tuanya bukan lah hal mudah bagi Shylena, gadis yang baru saja berusia 20 Tahun, di mana tengah sibuk-sibuknya membagi waktu part time dan juga jadwal kuliahnya hingga tidak memiliki waktu untuk quality time sepertinya kebanyakan temannya. "Arghh! kenapa jadi gini sih? ngerawat lo aja udah ribet buat gue, masa mau di tambah anak lagi!" keluh Shylena sambil mengusap air matanya dan menatap bayi berusia sekitar 7 Bulan yang tengah tersenyum kepadanya. "Ini semua gara-gara cowok brengsek itu! harusnya dari awal gue nggak usah berurusan sama dia, terus sekarang gue harus gimana?" gumam Shylena dengan putus asa mengusap perutnya yang masih datar. Tinggal mandiri di kota yang cukup jauh dari keluarganya, bekerja untuk tambahan uang saku, di tambah merawat 1 bayi saja sudah cukup membuatnya baby blues apalagi kedepannya jika anak di kandungannya itu lahir. Membayangkannya saja Shylena sudah tidak sanggup, apalagi harus mengalaminya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines