Fallen angel

Fallen angel

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 1, 2020
Di saat cahaya jatuh kedalam kegelapan Seorang malaikat membuat anak dengan manusia, manusia itu memberi nama Ciel, sang anak mewarisi kekuatan dan darah malaikat. Karena tidak memiliki mana dalan tubuhnya malaikat tersebut mati dan berreinkarnasi menjadi adik Ciel. Suatu hari sang adik terbunuh oleh suatu negara, negara bodoh yang tidak mengerti arti kemarahan sejati. Melihat adiknya terbaring di tanah, Ciel dengan penuh amarah pergi kenagara tersebut dan menghancurkan seluruh negara itu. "Aku bahkan tidak pernah mengusik negaramu!!!, aku bahkan tidak pernah mengusik keluargamu!!!, tapi kenapa kalian membunuh adikku yang bahkan tidak bebuat salah!!!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Kelabu Milik Ara
  • Dark Angel
  • The Balancers
  • "Bayangan Sang Maha: Kebangkitan yang Terlarang"
  • THE NEPHILIM
  • DEMONS QUEEN
  • Kletva {Countryhuman Indonesia}
  • The Miracle Of Crystals
  • Jujutsu Kaisen! (Demon Became Angel)

"Ada anak-anak yang dilahirkan di bawah langit cerah. Ada pula yang tumbuh di balik kelabu, dengan doa yang tak terdengar." Ara kehilangan ayahnya saat usianya baru 2,5 tahun. Ia tak sempat mengingat hangatnya pelukan seorang ayah, dan kasih ibunya pun jarang ia nikmati. Ibunya sibuk, terlalu sibuk bekerja untuk menghidupi ketiga anaknya seorang diri. Saat usia delapan, ibunya menikah lagi. Tapi kehadiran ayah tiri tak serta-merta mengobati sunyi di hati Ara. Ia tumbuh canggung, asing dengan perhatian yang datang terlambat. Kehidupan membawanya berpindah-pindah-tinggal bersama nenek, berpindah sekolah karena perundungan, lalu hidup seadanya tanpa uang saku, bahkan tanpa makan. Ia dibenci keluarga ibu kandungnya, dimarahi, diusir, dibicarakan. Namun, ia tetap bertahan, hanya karena satu hal: harapan. "Bukan cinta yang menjadikannya kuat, tapi luka yang ia peluk diam-diam." Ara ingin sukses. Ia ingin membalas cinta tulus dari orang-orang yang benar-benar menyayanginya: ibu, ayah tiri, dan nenek kecilnya. Ia ingin mengubah langit kelabu menjadi pelangi, dengan tangannya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines