Story cover for Sentuhan Manis by Dhiyangkaja
Sentuhan Manis
  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Apr 01, 2020
Mature
Sebuah hubungan yang putus masihkah bisa disambung kembali?

Sentuhan manis itu, sentuhan dirimu ke dalam hidupku

Sentuhan kisah yang terukir manis dalam hidupku

Ketika takdir membawa kita bertemu lagi di masa remaja 

Dimasa dimana kita mencoba mencari jati diri 

Di terpa dua pilihan sulit antara dirimu dan dirinya

Ku harap pilihan terakhirku adalah tak memilihmu lagi
All Rights Reserved
Sign up to add Sentuhan Manis to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Kawin Kontrak? [COMPLETED] by bilqiss_
23 parts Complete
[COMPLETED] "Jadi lelaki itu yang akan dijodohkan ibu denganku? Tega sekali, Ibu," gerutuku. Aku semakin membulatkan tekadku untuk menolak ini. Tanpa kusadari, ibu melihat ke arah jendela kamarku dan melihatku kesal. Beberapa saat kemudian, terdengar suara pintu kamar diketuk. "Baby, buka pintu!" Pintanya tegas. Aku pun membukakan pintu. Lalu menelungkupkan badanku di atas kasur. Ibuku menarik kursi belajarku mendekat ke arahku dan memandangiku, lalu berkata pelan padaku. "Kau tahu sendiri kan kebiasaan di sini? Kau juga tahu asal usulmu? Kau paham betul, bagaimana ibumu ini bertahan? Semua karena ibumu ini sepakat dengan norma di sini. Mana mungkin kita bisa hidup cukup seperti ini kalau tidak mengikuti itu semua. Baby, kau tahu itu semua. Harusnya kaupun seperti ibumu ini, ikut arus itu." Melihatku tidak memandangnya, ibu terus mengatakan hal-hal yang sebenarnya kami berdua sama sama tahu. "Ibu menikah dengan bapakmu ketika seusiamu. Dengan itu, ibu bisa memiliki rumah ini dan seperangkat alat jahit. Ibu mampu membesarkanmu, menyekolahkanmu, memenuhi segala keinginanmu, dan tidak pernah menyusahkan orang lain. Kau memang tidak pernah bertemu bapakmu, tapi ibumu ini sudah bercerita tentangnya." "Kita hidup tanpa kekurangan. Bahkan bisa membantu sesama. Kita pun hidup bahagia. Mereka yang juga melakukan ini pun juga sama." "Menikah bukan sesuatu yang salah, Baby." Ibuku mengakhirinya dengan kalimat itu, lalu berdiri hendak keluar kamarku. "Tapi menjanda di usia muda bukan keinginanku, Bu." Balasku sebelum ibu keluar kamar. Ibuku berhenti sejenak, kemudian keluar dari kamarku. Happy reading~ Jangan lupa untuk: √ Vote √ Coment √ Kritik dan Saran Hargai author dengan vote, terimakasi💞
You may also like
Slide 1 of 10
Bayang cover
SELESAI (Say Goodbye) cover
Stay With Me cover
BEDA DUNIA cover
CLOSER cover
cinta di BATAS SENJA cover
Perfect Bad Boy cover
My sweet troublemaker VS Simple girl  cover
Kawin Kontrak? [COMPLETED] cover
All The Small Thing cover

Bayang

61 parts Complete

Semakin aku dalam kesunyian Semakin aku mengingatmu Semakin jelas pula wajahmu, tawamu, suaramu Apapun itu yang melekat padamu hadir tanpa permisi Bukankah kita tak pernah bersatu sebagai sepasang kekasih Sejak awal pertemuan Kau tak memiliki hak untuk hadir Aku sudah memutuskan itu Lalu Mengapa selalu ada bayangmu