ALICYA

ALICYA

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 1, 2020
Pertemuan yang tidak sengaja, akhirnya membuat seorang gadis menemukan jati dirinya dan bertekad menjadi seorang muslim. Dia adalah Felicya liy seorang anak asuh yang bekerja sebagai entertainer. Perjalanan hidup akan masalalu mengantarkannya pada kehidupan yang keras. Hingga waktu membawanya bertemu dengan seorang lelaki yang penuh kejutan. Dia mampu menghidupkan kembali apa yang telah hilang pada diri wanita itu. Namun,keraguan menyelinap saat lelaki itu melamarnya. "Memilikimu layaknya menggenggam sang rembulan,begitu indah namun begitu jauh untukku gapai". - Rein Disisi lain ia dipertemukan dengan seorang lelaki yang memegang teguh syariat. Dia adalah Ali fakhri Mumtaz seorang pemuda tampan dan bijaksana. Perkenalan yang singkat memberi warna baru dan merubah hidup seorang felicya liy. Namun,ternyata pemuda ini juga melamarnya. "Apa kata keluargamu jika kamu ingin menikahi gadis sepertiku? Kita berbeda! Aku bukan wanita sempurna seperti apa yang kamu lihat. Dan aku bukan orang yang tepat atas niat baikmu". -Felicya "Bukankah Tuhan telah menciptakan manusia atas kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk apa kamu ragukan niat baikku,jika aku dapat membimbingmu". -Ali Lantas pilihan hidup apakah yang akan diambil felicya atas kebaikan mereka?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAHABBAH [SELESAI]
  • [END] Blind Rainbow
  • couple till jannah
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Kahfi dan Yumna
  • SENJA UNTUK ALESHA
  • ZA&RA
  • Assalamualaikum Imamku
  • 𝐙𝐈𝐍𝐍𝐈𝐀

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ "Aku mengkhitbahmu, karena ingin menghalalkan pandanganku kepadamu."- Fatih "Aku mengkhitbahmu karena Allah."- Zaky Hatinya sangat sulit memilih. Sangat sulit. Tidak ada yang memahaminya. Ia sangat bingung. Karena baginya, mencintai Allah lebih mudah darinya daripada mencintai makhluk. Ia masih bingung. Dengan mantap setelah hari berlalu tak terasa, iapun memberikan keputusannya. Yang berlainan dengan hatinya. Yang hatinya pun entah apakah ikhlas. Yang membuat jiwa dan fikirannya memberontak. Semuanya karena Allah saja. Ini bukan tentang kesempurnaan tapi saling menyempurnakan. --- Cerita ini cocok sekali bagi kalian yang menuntut ilmu, bagi kalian yang ingin memanfaatkan masa remajanya, dan bagi kalian yang ingin mengetahui bagaimana mencintai Allah dan karena Allah. Semoga bermanfaat :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines