PHAMOUS

PHAMOUS

  • WpView
    LECTURES 195
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Chapitres 11
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., juin 23, 2020
"Bang, gue udah bilang gue gamau masuk geng Marvous abang itu" protes Alyska "Yodah yodah gue ga maksa lagi deh, gue tutup telfon nya" kata Arsya Tanpa sengaja dibelakang Alyska, Arka mendengar percakapan mereka "Lo tau Marvous?" tanya Arka "Ehh,gue tau nama gengnya doang tapi gue ga ikutan sama geng itu, btw lo siapa?" jelas Alyska "Arka" ia pun langsung meninggalkan Alyska "Dihh ga jelas amat" Slow update tapi diusahakan cepat ⚠DILARANG MENGCOPY⚠ Karena kalau mengambil barang milik orang lain bisanya akan mendapat dosa.follow jga ya vote&comen
Tous Droits Réservés
#306
brothersister
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • F A K E ? [End]
  • STARK ✓
  • Friendzone?
  • Alca || Selesai
  • My love ' My Enemy [ END ]
  • ATHABEL (ON GOING )
  • My possesive boyfriend
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • ALSAKI
  • ALGARA & ALTARA [End]✓

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu