Sincerity Loved

Sincerity Loved

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 14, 2020
Aku tak setuju dengan istilah cinta tak harus memiliki. Karena, bagi ku cinta itu mutlak memiliki. Hanya orang bodoh yang menyerah akan cintanya. Hanya orang dungu yang berorientasi tentang cinta. Cinta itu bukan seberapa kita memberi dan menerima. Sekalioun kau seorang jenius tak akan mampu memahami seperti apa.itu cinta. Cinta hanya sebuah perumpaman yang menggambarkan perasaan manusia. Wujud aslinya kita tak pernah tau. Kau, iya kau lelaki sejuta pesona bagiku. Ketika meninggalkan mu adalah penyesalan terbesar namun bersama mu adalah luka. Ketika logika dan nurani berperang apalah dayaku sebagai wanita untuk memihak. Jika memang tanpa ku kau akan baik-baik saja aku akan menerima. Meski aku tak percaya omong kosong itu. Ku relakan menurunkan ego ku demi bahagiamu. Bodoh, memang. Akan lebih bodoh lagi jika aku memupuk subur luka yang kau beri. Biarlah pergi dengan sejuta penyesalan tanpa membawa pengharapan. Bukankah aku tetaplah wanita rendah bagimu? Yang rela memberikan cinta suci dan permatanya . Akulah bunga betina yang kehilangan putiknya. Hanya tinggal mahkota yang nampak indah. Meski lama tak bersua bagaikan hujan yang tak kunjung datang. Begitulah sekiranya aku menunggu dan menantikan embun pagi membasahi kelopak mawar ku. Meski benciku mendarah daging terhadap wanitaku tetapi rasa lain menelisip diantara benci itu. Itulah setetes embun yang selalu ku tunggu. Agar tak ku lihat mawar merah jambuku kembali layu.
All Rights Reserved
#9
kehidupanmalam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Love You
  • "TEMAN HIDUPKU"
  • Mahligai Sunyi
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • When his name is
  • You're Here, But Not For Me
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Sekali Lagi (End)

Ada yang bilang disaat kita menunggu kita akan mendapat yang kita mau. Tapi apa itu adalah sebuah fakta atau hanya hal manis yang di ucapkan kepada anak-anak? Ada yang bilang disaat kita tersenyum maka hati kita akan tersenyum juga, tapi apa itu hanya nasihat tersirat yang di ucapkan untuk anak kecil? "INI SEMUA SALAH LO RISS! KALAU SAJA HATI LO ADA RASA EMPATI, DIA GAK AKAN PERGI!!" Terkadang kalimat yang di ucapkan oleh manusia lebih mematikan daripada tusukan pedang di jantung. Kalimat yang terus menerus menghantui hari hari ku membuat ku kehilangan diriku sendiri. Kalimat yang membuat diri ku yang dulu hangat menjadi dingin tanpa ada senyuman tulus yang terukir di wajah ku. Aku yang terkadang berharap jika diri ku yang harusnya mati lebih dulu daripada harus hidup dengan beban yang terkadang aku gak mampu menahan nya. Semenjak aku yang di tinggal pergi oleh orang tua ku. Aku yang kehilangan sahabat terbaik ku yang aku baru menyadari jika ternyata dia merupakan cinta pertama. Aku juga wanita yang kehilangan kakak yang sebenarnya masih bisa aku pertahankan. Karena kalimat tadi, aku membuang semua nya! Aku kehilangan semuanya termasuk diri ku sendiri! Aku gak tau siapa diri ku! Hingga pria itu datang. Dia menyebalkan! Aku membenci nya! Namun kenapa disaat aku menyukainya aku kembali di hadapkan rasa kehilangan yang menanti. Apa hidupku hanya selalu harus kehilangan? Jika aku boleh egois bisa kah aku bersama pria itu? Atau aku hanya akan mati tragis tanpa merasakan cinta apapun?

More details
WpActionLinkContent Guidelines