Every Moment In Life

Every Moment In Life

  • WpView
    Reads 291
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 28, 2022
Puisi esai ( About Struggle of Life, pain of love, self improvement, chit and chat) Hidup itu tidak selamanya indah, pasti akan ada moment-moment tertentu yang membuatmu kesal bukan? Hal-hal tidak terduga atau kesialan yang tiba-tiba menimpa mungkin? Penolakan cinta? Dalam buku ini dirangkum semua tentang resah, gelisah, susah, suka duka, senang, marah, kesal, dan lain-lain menjadi satu. Prosa yang berkaitan dengan kehidupan sehari-sehari. Aku menyebut diriku, si penulis rahasia. Semoga rangkaian kata tentang kehidupan ini bisa menghibur. Started: 05 April 2020 Finished: ? #3-Puisi Kehidupan(05.07.22) #9-Puisi sedih(23.07.22) #11-Puisi Remaja(31.05.22) #10- Sastrawan( 17.06.22)
All Rights Reserved
#822
life
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Ruang Diksi [Completed]
  • Aku Menyerah (COMPLETED)
  • Possessive Badboy [END]
  • Ayra Story [TAMAT] ✓
  • Kalaya [END]
  • [3] Aksara, Rasa, Asa | ✔
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Alam Berkisah
  • Luka Lara Luna || END

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maap atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Bila suatu hari nanti kau diberi musibah dan masalah yang bertubi-tubi, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah kau buat hancur berkali-kali. Tanpa merasa berdosa dan tanpa ingat kata maap sama sekali. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines