ANDAI
  • WpView
    LECTURAS 273
  • WpVote
    Votos 37
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, abr 29, 2020
Tentang penyesalan yang tidak selamanya berakhir buruk. Tuhan punya rencana indah yang tidak akan terlintas dipikiranmu, ikhlas, sabar, pasrah dengan sebuah keyakinan itu lebih baik daripada hanyut dalam perandaian. Karena kemungkinan dalam perandaian hanya akan menghancurkan semuanya. Lebih baik tempatkan dirimu pada dunia yang nyata walaupun itu menyakitkan. Karena akan datang detik dimana kau mengerti bahwa orang yang kau cintai dan kau sayangi memang tidak perlu dimiliki. Sejatinya ia lebih abadi disimpan dalam memori, dari pada menemaninya untuk menjalani hidup. Karena darinya kau akan belajar tentang keihklasan bahwa menyanyangi seseorang tidaklah harus berujung dengan kata bersama :).
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kamu dan Hujan
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Coretan Kata Tanpa Rasa
  • Letting Go
  • This Feeling In Love
  • Dalam Kata, Kupeluk Namamu
  • Antara Cinta dan Sayang
  • Assalamualaikum, Zaujati
  • Cinta Dalam Diamku
  • Daniel Owns Me

Apa kamu pernah begitu mengagumi seseorang? Sampai-sampai tiap dia lewat, kamu merasa kebas... Kamu bahkan tak tahu namanya, tak tahu identitasnya. Hanya saja, semesta berkali-kali mempertemukanmu dengannya? Sampai-sampai kamu menerka-nerka; "Ada apa sebenarnya?" "Kenapa aku sering bertemu dengannya?" Ketahuilah, itu adalah sinyal dari Tuhan, supaya kamu merelakan. Dia hanya lewat, hanya untuk kamu pandangi, tak lebih dari itu. Bahkan, dia tak untuk kamu miliki... Seringnya, kenyataan memang lebih pahit daripada sebuah obat... Namun kita tak bisa menolaknya, dan harus tetap mau menelannya. Walaupun dengan terpaksa....

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido