Days After We Met

Days After We Met

  • WpView
    Reads 355,274
  • WpVote
    Votes 34,615
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 9, 2020
"Kenapa kamu bisa sepercaya diri itu kalau saya tertarik? Maaf, saya sudah terlalu hafal permainan-permainan klasik laki-laki seperti kamu. Dan lagi, kamu bukan selera saya." "Maksud kamu apa? Saya pernah lakukan kesalahan sama kamu sampai sebegininya kamu benci saya? Seingat saya kita bahkan baru ketemu di sini. Just say, saya punya salah apa sama kamu sampai kamu melakukan ini ke saya?" "Aku bahkan nggak tau di titik mana hubungan kami punya kesalahan. Seingatku semuanya baik-baik aja. Singapura-Jakarta bahkan nggak masalah. Tapi sekarang ketika kami ada di kota yang sama, semuanya jadi kerasa berbeda. Satu yang pasti, dia berubah sejak masuk ke perusahaan itu." "Berhenti! Udahlah, aku nggak mau kamu pura-pura lihat aku sebagai perempuan. If you can't see me, just let it be. Aku bakal lebih sakit kalau tau kamu nggak tulus. Dan sekarang aku tau, kamu cuma pura-pura." "Terima kasih banget ya, Mas, udah dateng ke sini, jemput aku. Tapi, Mas, kenapa Mas beda? Kenapa kelihatan murung sih? Ada masalah?" *** Di Sentraya Cipta Mandiri semua bermula. Dendam, ketertarikan, pengkhianatan, persahabatan, keluarga, cinta, dan kehancuran. Akankah pada tempat yang sama semua kerumitan itu berakhir atau makin menjadi benang kusut? "Just like a piece of cake, too easy to fall in love with you." *** Copyright 2020 by Raudha
All Rights Reserved
#69
officelife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Falling for You - TERBIT
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • RAYXCAIN
  • 3 / 4
  • The Art of Friendship
  • It Takes Two To Tango  | No Longer Entirety
  • Camaraderie [COMPLETED]

Apa susahnya mencari pengganti? Apalagi ini hanya sekertaris pengganti. Bukan istri atau pacar pengganti kan? Lalu kenapa dia bisa berakhir disini? Bersama gadis konyol yang selalu mengganggunya setiap hari. Bukan hanya tatapan polos atau senyum jenakanya. Tapi juga ulah absurd gadis itu. Dari mulai selalu menjawab apa yang dia tanya dengan pertanyaan lainnya, atau memberikan jawaban asal hingga Rafi kesal. Rafi menggelengkan kepalanya. Dara hanya bisa menggaruk kepalanya heran. Harusnya laki-laki ini pintar kan? Tapi kenapa dia bertanya hal-hal aneh dan meminta hal-hal yang mustahil. Misalkan, membuat kopi dengan komputer, itu mustahil kan? Belum lagi pertanyaan aneh soal alat transportasi. Dan selera humornya buruk sekali. Dia selalu marah-marah jika Dara mulai melucu. Kasihan dia, mungkin hidupnya berat sekali, begitu pikir Dara. Ini kisah tentang El Rafi Darusman. Pria serius dan kaku yang menikah dengan pekerjaannya. Dia dididik keras sejak kecil dengan semua peraturan agar bisa menjadi penerus dinasti keluarganya. Tapi ini semua jadi berantakan, ketika dia bertemu Dara. Gadis absurd yang memporakporandakan perasaannya. Bagaimana kisah mereka? Kalau kata Aimi, "Aku kutuk biar kamu jatuh cinta sejatuh-jatuhnya biar tahu rasa." Kalau kata Cynthia, "I have my own love story, so did Aimi and we hope...you will have it soon." Kalau kata Prasetyo, "One day Raf, one day. Kita diciptakan berpasang-pasangan kan." Kalau kata Brayuda, "The hell Man, just go for it. Banyakan mikir lo. Kelamaan." [Sebagian cerita sudah dihapus untuk kepentingan penerbitan. Cek pada profile ya untuk keterangannya.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines