TRUST
  • WpView
    Reads 218
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 29, 2020
Ia berharap bahwa semuanya hanyalah mimpi yang tak pernah ia harapkan, tapi takdir berkata lain ia hancur bersama harapan itu entah kesialan apa yang telah menimpanya. Ditinggal seorang diri di kota yang keras akan dunia, kenyataan lain muncul kembali dengan begitu egoisnya sehingga membuat seorang gadis terpuruk kembali sedalam-dalamnya karena kepercayaan itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luka Naren.
  • Bersama Hujan
  • SWEET PAIN | JENO
  • relationship syllaa
  • Rumah Sang Semesta 1999 [✓]
  • ATHAZHA
  • Derena
  • Kaviry
  • Sea Gentala (Tamat) ✔️

Bagi Naren, rumah bukan tempat pulang. Hanya bangunan penuh suara yang tak pernah mendengar. Sendirian di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah memberinya ruang, Naren hanya ingin satu hal: diterima, meski sekali saja. "Adik gue cuma satu. Cuma Hema." Kalimat itu menamparnya lebih keras dari apa pun. Apakah keberadaannya hanya luka? Apakah ia masih dianggap? Atau justru menjadi alasan penderitaan yang tak berujung? Di tengah ujian hidup yang terus berdatangan, Naren berjuang sendiri menghadapi rasa bersalah, kehilangan, dan harapan yang nyaris pudar. Ini adalah kisah tentang luka yang tak terlihat, tentang rasa sepi di tengah keramaian... dan tentang seorang laki-laki yang diam-diam ingin pulang namun bukan ke rumah, tapi ke hati yang bisa memeluknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines