Untukmu, Si penabur semi di bekunya hati ini dan meleburkannya secara perlahan, menyisakan luka bak tertusuk belati. Sampai kapanpun kau tetap jadi relung hati.
-Tertanda. Aku, Si rinai hujan
Untukmu Si rinai hujan, di gersangnya hidup ini dan menyuburkannya secara perlahan Menyisakan pelangi di iringi alunan rindu di jiwa ini. Sampai kapanpun kau tetap jadi wanita yang kucintai.
-Tertanda. Aku, Si penabur semi.
All Rights Reserved