Eat Your Brain

Eat Your Brain

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2020
Rasa sakit yang paling sakit adalah dimana melihat orang yang kau cinta pergi meninggalkan mu sendirian.-Alvaro Deon Caroline Oswald.Nama yang indah seperti pelangi di kala hujan mereda.Berwarna,tapi hanya sementara. Caroline adalah anak dari orang tua yang kaya raya.Dia hampir memiliki segalanya,kecuali kebahagiaan seutuhnya.Sampai di suatu hari dia menemukan orang yang menurutnya pantas untuk dicintainya.Namun yang dia tahu cinta nya bertepuk sebelah tangan.. Caroline didiagnosa mengidap penyakit kanker otak.Menurut medis,hidupnya tak akan lama lagi.Hanya orang tuanya dan pembantu rumah tangga keluarganya yang mengetahui keadaannya tersebut. Waduh gimana tu ya?udah ga bahagia cinta nya bertepuk sebelah tangan lagi?gimana ya nasibnya Caroline?Yuk ikutin ceritanya.Jangan lupa vote dan komen ya❤️luf u all.
All Rights Reserved
#600
sadness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm NOT OKAY ~ END
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Bound By The Mafia
  • the Edge.
  • LUKA!
  • You Are My Happy Ending
  • Twins; Jevan-Nevan [TERBIT]
  • Family Line
  • Noktah

#Sicklit #teenfiction #sickmalelead Tentang sedikit rasa, yang takut akan kehilangan dan juga dihantui rasa penyesalan ~giandra mahendra Aku tidak percaya, diriku terjebak cinta yang tak berujung Yang selalu menorehkan luka dan tidak pernah memberi kepastian ~ Naraya vandesti 🍃🍃🍃 Semuanya akan berakhir dengan bahagia jika sejak awal mereka menyambutnya dengan tangan terbuka dan penuh kehangatan, namun jika semuanya sudah terjadi... Hanya tinggal penyesalan yang harus diterima ~ untuk keluarga mahendra Cover wp by. (pinterest)

More details
WpActionLinkContent Guidelines