Sudut Pandang

Sudut Pandang

  • WpView
    Reads 300
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 18, 2020
Dulu, Amanda berpikir masa SMA yang sangat indah akan datang sebentar lagi, membuat suasana baru, cerita yang pasti lebih seru, dan menyenangkan setelah ia menamatkan masa putih birunya. Namun, semua impian itu lenyap dalam kesunyian--- malah lebih buruk dari sebelumnya. Sampai di satu titik ia berpikir bahwa SMA itu layaknya kota metropolitan, tempat dimana manusia menaruh harapan besar dan kehidupan yang lebih baik. Tempat yang sangat luas dan tidak malu-malu menunjukkan sisi gelapnya, ladang yang membuat manusia banyak belajar tentang hiruk pikuk perkotaan, melihat kerasnya kehidupan yang memang begini adanya. Semua berlomba menjadi yang terbaik sampai memaksa kapasitas diri sendiri, lebih menyakitkan lagi berpura-pura jadi yang paling baik seolah lupa masih ada makna tulus di dunia ini. Semuanya sama dengan kehidupan di SMA, lingkungan itu membawanya ke ruangan nyata yang bukan sekedar pengharapan yang selalu diinginkan, tertampar beberapa kali oleh realita, menemukan orang-orang palsu di sekitarnya. Namun, semua ini berdasarkan sudut pandang Amanda saja.
All Rights Reserved
#939
manusia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Our Times (Completed)
  • ʟᴏᴠᴇ ɪɴ ꜱɪʟᴇɴᴄᴇ
  • MALA
  • Kelas A [End]
  • Bad Girl Reputation
  • AMANDANIEL [TERBIT]
  • Filosofi Kaktus [Selesai]
  • Viva La Vida
  • Bad-Boy (Complete)
  • Choices

TEEN FICTION Waktu... Setiap apa yang kita lakukan pasti akan selalu kita ingat, baik yang senang maupun sedih. Terkadang diri kita egois ingin mengingat hal yang membuat kita senang, terkadang juga diri kita egois berlarut-larut mengingat hal yang membuat kita sedih. Waktu... Yang menemani lika-liku kehidupan kita tanpa bisa diputar kembali walaupun kita bersikeras dengan berharap kalau saja waktu bisa diputar kembali. Waktu... Yang dapat membuat orang yang kita sayangi ternyata pergi, orang yang kita percaya ternyata berkhianat, orang yang kita anggap keluargapun nyatanya berubah menjadi orang asing. Fara Eisha, seorang siswi SMA biasa yang menjalani manis pahitnya kehidupan ditemani oleh penghias cerita yang datang silih berganti, yang memainkan perasaannya dengan apik. Dan berlomba-lomba dengan waktu mencoba untuk memecahkan masalah yang sedang menerornya. Entah dari siapa, sepertinya orang itu senang membuat Fara menampilkan raut wajah gusar, gelisah. Bisakah Fara melalui masalah tersebut? atau menyerah akan ketidakberdayaannya? **** *masih amatiran but I'll try my best dan ini murni pemikiran sendiri

More details
WpActionLinkContent Guidelines