Castie In Castle

Castie In Castle

  • WpView
    Reads 891
  • WpVote
    Votes 243
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 22, 2020
[tolong beri saya masukan, tapi gunakan bahasa yang halus☺️] ______________________ Kamis, 2 april 2O2O✍🏻 ______✨ "Kau lihat kastil tua itu? Percayakah kau bahwa sesungguhnya tempat itu adalah sebuah istana?" Ucap pria tinggi didepanku. Hah? Apa? Istana? Hey! Tolong seseorang pesankan gojek untukku, bisakah aku pulang saja?! ___________✨ Castie, hay itu namaku. aku bukan wanita rajin tapi lumayan cantik, oh ayolah biarkan aku memuji diriku yang menyedihkan ini. Singkat cerita, Aku tertidur dikasur dan terbangun ditempat aneh. Mereka mengatakan hal-hal yang takku mengerti. Juga mereka tak membolehkan ku pulang. Siapa yang membawaku ketempat ini!? Mereka benar-benar membuatku gila! -•♡♡•-
All Rights Reserved
#594
sihir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • How to be Main Character
  • ARION [END]
  • Tale of The Ethereal [ END ]
  • Eternal Kindness (Princess Giania And The Witch From The Past) [COMPLETED]
  • Luna Of The Wolves (Completed)
  • the Castle
  • AGRHANA [terbit]
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines