CEO VS OFFICE GIRL

CEO VS OFFICE GIRL

  • WpView
    Reads 384
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 27, 2021
"Hanna!! Tolong bikinkan saya kopi, sekarang!" "Hanna!! Tolong belikan saya makan di Restoran depan Kantor, sekarang!" "Hanna!! Bawakan saya segelas air putih, sekarang!" "Hanna!! Tolong fotokopikan berkas ini, sekarang!" "Hanna!! Bersihkan ruangan saya, sekarang!" "Hanna!!" "Hanna!!" "Hanna!!" "Pak! Kan ada OB lain, kenapa saya melulu?!" "Kamu ngebantah apa yang di minta atasan, Hanna? Inget peraturannya bukan?" *** "Dasar bos sialan" *** Jangan liat dari cover nya gaesss tapi liat isinya :)
All Rights Reserved
#325
zhangyixing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kopi & Deadline (On Going)
  • TORIKAGO 鳥籠 [minsung] - END
  • ALTERNATE UNIVERSE
  • Be Mine
  • Tae n' Gyu
  • Lolypop Boy🍭 ||Winwin (HIATUS Bentar)
  • The Special Ambassador (Sehun x Lisa) [COMPLETED - PDF READY]
  • Torang dan Lautan
  • Im Yours.
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)

Bukan karena lambat bekerja, Ara lembur lagi bagai kuda. Ara duduk sendiri di cubicle, mata lelah, kopi sachet ketiga di tangan, layar laptop menyala dengan file yang hampir rampung. Ingatkan Ara sekali lagi bahwa kerjaannya 'hampir rampung'. Dia menatap layar, lalu menarik napas panjang, "Aku nggak tahu lagi ini kerjaan atau penyiksaan... Tapi besok pagi harus submit, kalau nggak... ya biasa, dapat teror halus dari atasan." Dulu waktu kecil, Ara selalu mengganggap orang yang pulang kantor sampai pukul 12 malam atau pagi buta adalah orang-orang keren. Iya keren, keren keramnya sebadan-badan. Ara menarik napas panjang untuk kesekian kalinya, "Aku gila deh kayaknya, masa dulu kerjaan kayak ginian aku bilang keren." Di sela kelelahan itu, Ara mengenang tempat ngopi yang pernah dia datangi dua minggu lalu-tempat yang jarang dia datangi sebelumnya, tapi entah kenapa, wajah sang barista masih lekat di kepalanya. Dia pernah bilang ke dirinya sendiri , "Aku nggak punya waktu buat cinta." Tapi sejak ketemu cowok itu... apa kalimat yang digaung-gaungkan Ara mulai retak? GA MENERIMA NAMANYA PENJIPLAKAN YA EGE, NYARI IDE ITU GA MUDAH‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines