K A C H A
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Angin berhembus, burung berkicau, suasana hening dan hanya ada isak tangis yang terdengar yang sangat memilukan. Icha terduduk dibangku dibawah pohon yang lebat, dengan sedikit menunduk Icha kembali menumpahkan air matanya lagi. Mengingat kejadian 16 tahun lalu yang masih melekat pada pikiran dan hati seorang Icha Meliandra. Anak perempuan yang menunggu kehadiran anak laki-laki yang telah berjanji akan menjumpainya dan memberikannya mainan kini telah hilang dan mengingkari janjinya. Bahkan secarik surat pun tak pernah ia dapatkan. " Lo ngapain sih disini Cha? Balik ke kelas ayo " ajak Imel " Gue butuh ketenangan Mel " jawab Icha " Kalo Lo mau tenang, Lo harusnya lupain masalalu Lo Cha " kata Imel " Gue udah coba buat lupain, tapi nggak bisa Mel " jawab Icha " Sini dengerin Gue " Imel menangkup wajah Icha " Lo harus bisa ikhlasin dia, lepasin dia, dan coba untuk membuka lembaran baru. Lo gak bisa kayak gini terus, terpuruk dengan masa lalu. Lo masih punya masa depan Cha " kata Imel untuk meyakinkan Icha. Icha meraih tangan Imel, dan menggenggam nya.
All Rights Reserved
#601
berubah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arsyilazka
  • RAVASYA [END]
  • GHAVARI
  • KARAFERNELIA
  • ARTAN
  • Love Cologne
  • GUNFA
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Destined for me 2
  • dimana janji tersebut

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines