TENTAKEL LANGIT

TENTAKEL LANGIT

  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 3, 2020
WpInfo
Non-Fiction
TENTAKEL LANGIT 🌤 📌 Tentakel Langit adalah sebuah komunitas berbasis online yang di dalamnya terdapat calon penulis berbakat. Komunitas ini berdiri pada 25 Maret 2020. Alasan dibentuknya komunitas ini selain menjadi media perkenalan dalam dunia literasi adalah membangun solidaritas dan keaktifan para member selama mereka berada di komunitas tersebut. Sesuai namanya.
All Rights Reserved
#687
kepenulisan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PELITA [END]
  • ILHAM UNTUK MELLY [SELESAI]
  • Meet Again ; Ketika Kisah Belum Usai [End✓]
  • Black and White Butterflies (TAMAT)
  • Jurnal  Generation De Lecteurs✔
  • Materi Kepenulisan
  • Rintik hujan [COMPLETED]
  • TAKTIK SEMESTA
  • LINTANG [TAMAT] ✔
  • sᴋʏ ʟɪғᴇ  [ON GOING]

PART MASIH LENGKAP! Kehidupan Pelita tak semudah yang orang lain bayangkan. Pelita hidup bersama orang tua yang hanya memperlakukannya seolah seperti budak. Kasih sayang yang selama ini dia inginkan, hanyalah sebuah impian. Entah kapan hal itu dapat menjadi kenyataan. Pelita tak tahu. Namun setidaknya, dia bersyukur. Orang tuanya masih lengkap. Bukankah banyak anak di luar sana yang kehilangan orang tuanya? Pelita adalah lampu. Dan dia akan tetap berusaha menyinari kehidupan, meskipun dunia hanya memanfaatkannya saja. Acap kali, Pelita merasa iri. Mengapa dari sekian banyak anak, harus dirinya yang mengalami derita? Lantas, kapan-kah sang waktu akan membuatnya bahagia? Akankah hari itu ada? Ah, Pelita terlupa. Bukankah ada seseorang yang selalu membuatnya bahagia? Seseorang yang bersinar seperti dirinya, Bintang. Lalu, dapatkah Bintang selalu membahagiakannya? - Start : 7 Desember 2020 - 31 Desember 2020 Berani plagiat, siap-siap ketemu di akhirat. Uhuy!

More details
WpActionLinkContent Guidelines