Story cover for When I Call You  by LivianRahmalia
When I Call You
  • WpView
    LECTURI 43
  • WpVote
    Voturi 6
  • WpPart
    Capitole 2
  • WpView
    LECTURI 43
  • WpVote
    Voturi 6
  • WpPart
    Capitole 2
În curs de desfăşurare, Prima publicare apr 03, 2020
Apa yang akan kamu lakukan jika kamu dapat melihat jiwa-jiwa yang tersesat, antara kehidupan dan kematian? Melihat roh yang berkeliaran menyapamu, bahkan mengucapkan selamat tinggal begitu detik-detik pelenyapannya didunia ini? 

Itulah yang dirasakan Rieth, terlebih ketika ia bertemu dengan Tasaka, bergaul dengan roh, mendalami rasa bagaimana rasanya hidup diantara dua dunia. 

Hingga satu hari, hari dimana penantian Rieth, tentang perasaannya yang mendalam pada Tasaka.
Toate drepturile rezervate
Înscrie-te pentru a adăuga When I Call You la biblioteca ta și primește actualizări
sau
Linii directoare referitoare la conținut
S-ar putea să-ți placă și
S-ar putea să-ți placă și
Slide 1 of 8
Faith in You : The Seeker cover
Maybe We Need Time cover
Alghavi (S2) : After the trauma cover
Langit yang Menyatukan Kita cover
THE GHOST DETEKTIVE cover
100 Days cover
Cakrawala Tertukar cover
maybe in Another life cover

Faith in You : The Seeker

11 de capitole Complet

Kehidupan yang kamu dambakan itu... Dengan mudahnya lenyap tepat di hadapanmu, Tidak ada harganya lagi. Frustrasi? Depresi? Bukan... Kata-kata tidak dapat mewakili perasaanmu kala itu, Bisa hidup setelah semua itu terjadi pun... Sungguh merupakan suatu keajaiban. Theta merupakan korban sekaligus saksi hidup dari suatu insiden yang merupakan rahasia besar di balik damainya negeri ini, yaitu keberadaan penyihir dan para penumpas sihir yang bekerja di balik layar. Mencari kebenaran adalah salah satu alasan kemudian ia bergabung dalam organisasi penumpas sihir, kemudian ia berlatih hingga mendapat tugas ke Kota Abad Baru. Sebuah tugas khusus yang berhubungan erat dengan insiden yang ia alami dulu. Namun, kehadiran seorang demi seorang semakin mengganjal perasaannya. Setitik demi setitik kebahagiaan mulai melekat di hatinya, seakan bertanya pada diri "Apakah ini keputusan yang tepat?" Sementara ia tahu, bahwa menginginkan segalanya berarti siap untuk kehilangan segalanya. Manusia hanya melihat apa yang ingin mereka lihat, Percaya dengan apa yang ingin mereka percaya, Lalu bagaimana denganmu? Apakah kamu akan menerima atau berpaling dari kebenaran? Keputusan ada di tanganmu, Kupercayakan itu padamu.