Real Love is Love for Allah

Real Love is Love for Allah

  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 17, 2020
Hanya mampu melihat tanpa harus menatap,hanya dapat tersenyum tanpa saling sapa,hanya ada curahan kekaguman dalam air mata,dan hanya dapat berdo'a tanpa perlu berharap. Siapa sangka yang akan bekerja sama dengan Cafe nya adalah orang yang selama ini ia kagumkan dan siapa sangka benih cinta yang berusaha keras dikubur dalam lubuk hatinya itu datang semakin nyata. Dan bagaimana seorang Fahreza Aqil diam-diam jatuh hati kepada rekan kerjanya yang tak lain adalah teman lama adiknya. -Diandra Eliza Deviana- "Yaallah teguhkan lah hatiku dengan benteng iman yang kau berikan, jauhkanlah hamba dari zina hati, janganlah buat hambamu ini jatuh dalam kemaksiatan" -Fahreza Aqil Al Barraq- "Perasaan apa yang muncul ini Ya Allah, mantapkan lah hatiku jika memang dia yang kau pilih untuk ku bimbing dalam menyempurnakan agama ku"
All Rights Reserved
#123
lalu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tak Sejalan
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • AZALEA
  • Printemps
  • Skenario Allah✔[End]
  • GrapicH [✔] JOHNTEN FML
  • Cinta Terakhir Anisa
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • TIKUNGAN SEPERTIGA MALAM
  • POLARIS

Ini akhir cerita mereka: Tentang sebuah rasa yang tertanam sejak lama namun harus pupus sebelum berbunga. Karena cinta memang hanya untuk dirasakan bukan untuk dimiliki. Tentang sebuah rasa yang gamang tertanam dihati. Percaya masa lalu adalah dusta. Namun pergi meninggalkan terasa sulit. Karena cinta itu memang menguji untuk menjadi akhir yang bahagia. Tentang sebuah rasa yang disadari dengan terlambat. Ketika mengucapkan cinta, tak ada yang berbekas. Ia hanya seperti berbicara pada bayangannya sendiri. Iya, Adit memang cinta. Namun waktu terus melangkah dan tak pernah tinggal untuk sekedar diam sebentar. Tidak, Dina bukannya merebut. Ia hanya memberi kenyamanan sebatas teman yang tak pernah lebih. Jika Adit merasa sebaliknya, itu bukan salahnya. Karena hati tak pernah salah memilih rasa. Yang salah itu, pandangan lainnya. Sama seperti apa yang Fasha kira. Yang awalnya berpikir untuknya tapi ternyata tak sejalan dengan apa yang terjadi saat ini. Ketika Adit memilih untuk pergi sementara ia tetap tinggal di dalam masa lalu mereka. Dan Dina yang terjebak di antara mereka seolah harus bertanggung jawab atas semua luka yang tercipta. #SeriPertama Sekuel dari: Keluarga Adhiyaksa -Ardina Wirasatya- Anak dari: Aisha Fayola Adhiyaksa & Adnan Wirasatya -Fasha Adhiyaksa- Anak dari: Fadli Adhiyaksa & Calista Anggraina Carissa Aznii

More details
WpActionLinkContent Guidelines