the devil husband

the devil husband

  • WpView
    Reads 309
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 9, 2020
Prolog "Mi aku gak mau di jodohkan, aku masih sekolah mi". Rengeng seorang gadis yang menolak perjodohan orang tuanya. "Sayang ini demi kebaikan kamu juga" Jawab seorang ibu, bagaimanapun gadisnya harus menerima perjodohan ini, karena permintaan sang ayahnya yang sudah meninggal 2 tahun yang lalu. "Tapi mi aku tetep gak mau, kebaikan apa mi?, gimana kalau nanti aku tidak bahagia? ". Jawabnya sedikit meninggikan suaranya, gadis itu takut kalau nanti orang yang bakal jadi suaminya tidak menerima kehadiran dia,dan ah gadis itu sudah berpikir yang enggak enggak. "sayang...., ini permintaan terakhir papah kamu nak, terimalah "mohon sangat ibu dengan suara yang merendah sambil menundukkan kepala,dia tau bahwa anak kecilnya ini akan luluh jika sudah mendengar kata 'papah' karena anaknya ini begitu menyayangi ayahnya, sampaikan apa yang ayahnya mau dia selalu nurut.
All Rights Reserved
#105
aura
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dusk In Your Eyes
  • Jodoh Untuk Adel (END)✅
  • Takdir
  • Suamiku, Cintai Aku! (Eksklusif Di Noveltoon dan Mangatoon)
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • Anugrah Azizah
  • Five wishes! [SM Family]

Pernah mengenalmu dalam hidupku adalah anugerah. Menjadi dekat dengan mu adalah keajaiban. Di cintai lelaki seperti mu adalah keberuntungan. Puncak kebahagiaan ku adalah, ketika aku tahu bahwa esok hari kamu masih berpijak di bumi dan tetap menjadi milikku. 🌼 🌼 🌼 "Keinginan mu bukan? Baik, sekarang ini akan ku lepas, jangan salahkan aku, jika aku menemukan mu lagi kelak, tak akan ku lepas kau semudah itu." Sang gadis mengusap kasar pipinya yang berlinang air mata. Bukankah ini kemauan nya? Akhirnya di lepaskan dari kengkangan kehidupan ganas. Lalu, mengapa melangkah menjauh seakan salah? Gadis itu mengangguk, mencoba meyakinkan diri sendiri, "Tentu, aku rasa aku akan lebih bahagia sekarang. Selamat tinggal, terimakasih semuanya, jika saja ada yang bisa aku kembalikan, akan ku lakukan." "Bukan selamat tinggal, sampai jumpa kembali." Sebelum sang gadis kembali menyela, lelaki itu cepat-cepat buka suara, "Aku akan menemukan mu lagi." Mendengar hal itu, gadis putih itu tersenyum lembut, "Semoga." 🍂 🍂 🍂

More details
WpActionLinkContent Guidelines