We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mereka tak bisa melihat temanku

Mereka tak bisa melihat temanku

  • WpView
    Reads 173
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadComplete Mon, Apr 6, 2020
WpInfo
Fiction
Horror
Hiern anak pengusaha sukses,orang tuanya selalu sibuk sehingga ia tak pernah merasa diperhatikan.Hiern juga tidak mempunyai teman karena ia HS homeschooling,rumah yang megah nan besar hanya diisi 5 orang saja,yaitu 3 pembantu dan 2 satpam rumahnya membuat bocah umur 7 tahun ini kesepian,ia sangat ingin sekolah seperti anak seusianya agar mempunyai teman,namun orang tuanya tidak mengizinkannya karena Hiern mudah sakit,tubuhnya yang lemah membuat ia terus terkurung dalam rumah berfasilitas yang megah namun membosankan.Hingga suatu hari ia berhasil kabur dari rumahnya dan bertemu seorang anak kecil seumurannya dan menjadikanya teman,sejak saat itu semuanya berubah,Hiern telah berubah....... Mau tau kisah Hiern dan teman barunya yuk baca sampai selesai ceritanya semoga bermanfaat
All Rights Reserved
#10
hororseru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Little Sister [Boboiboy Elemental]
  • THE LOVE AND VENGEANCE
  • The alone dark versi
  • TIME will TELL {On Going}
  • About Naskala [on going]
  • Rumah Tujuh Pintu [Boboiboy Elemental]
  • THE REBIRTH OF THE YOUNGEST
  • PLOT TWIST

Aku marah bukan berarti aku benci kalian! Aku hanya kesepian. Aku kesepian kak... Tidakkah kalian melihat itu? Aku merindukan ayah yang dulu memelukku Aku, merindukan kalian yang tidak pernah bisa ku gapai *** Ini kisah [Name], si bungsu elemental yang kehilangan segalanya. Bunda, ayah dan saudaranya. Ketujuh elemen menganggap dia egois yang menyebabkan mereka kehilangan orang tua. "Ini salah bocah itu!" -Blaze "Aku benci anak itu!" -Solar "Dulu kita kehilangan bunda juga karena dia," -Taufan "Kak, jika dia tidak ada. Apa bunda dan ayah masih hidup?" -Duri "Sebenarnya, [Name] terlalu kecil untuk disalahkan. Jika ku pikir lagi [Name] tidak salah akan kematian bunda. Tapi untuk ayah, dia memang salah. Dia melihat sendiri bagaimana wajah pucat ayah, kenapa dia tetap memaksa pergi?! Dia sama sekali tidak peduli!" -Ice "Aku kehilangan dua kali karena kau bocah!" -Halilintar "Kak gem disini, adikku tidak sendirian." -Gempa ⚠⚠⚠ BoBoiBoy dan kawan-kawan hanya milik monsta. Saya cuma meminjam karakternya Cerita ini murni pemikiran saya Akan ada kemunculan tokoh imajinasi milik saya

More details
WpActionLinkContent Guidelines