About My Feelings

About My Feelings

  • WpView
    Reads 220
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 21, 2021
"Tak ada yang tahu skenario tuhan. Sama halnya dengan hubungan kita, tak ada yang tahu esok kita akan selalu bersama atau berpisah" Fera, cewek yang dulunya ceria dan supel kini menjadi cewek dingin dan tomboy. Tak percaya dengan adanya cinta sejati karena kejadian 3 tahun yang lalu, kejadian yang membuatnya kehilangan memori masa kecilnya dimana dulu ia mempunyai sahabat yang tulus padanya. Refand Maulan Alvero. Figur seorang sahabat yang sangat perhatian, Namun sayangnya ia terjebak dalam lingkaran friend zone dan merasakan sakitnya cinta yang belum tersampaikan serta rasa kehilangan. Saat takdir mempertemukan mereka dalam keadaan berbeda dapatkah mereka saling mengingat? Lantas akankah mereka bisa bersatu dan selalu bersama?
All Rights Reserved
#211
london
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Neyralgis||On Going
  • FATAMORGANA
  • Ex or New? [REVISI]
  • Still With You
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • dialah yang terbaik
  • FEAR
  • Agnira dan Penjaga Asa [TERBIT]
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines