Dulu, kami tidak punya apa-apa selain bermimpi.
Segala cara dan sekeras mungkin kami berjuang
kami selalu dibenci dan direndahkan,
tapi kami tetap bertahan.
Begitu banyak rasa sakit dan banyak menangis,
pisau pun terasa tumpul.
Berbagai kejadian dan tantangan kami lewati,
tapi kami tidak akan terpisahkan.
Dan sekarang sudah berbeda,
sekarang kami punya kamu.
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
"Taehyung ah kenapa kau merahasiakannya?"
"Kenapa baru sekarang?"
"Kumohon, aku hanya ingin mengucapkan selamat tinggal"
"Tidak!"
"Kau tidak akan pergi kemana mana!"
"Relakan aku, kumohon..."