Oman Cafe [SELESAI]

Oman Cafe [SELESAI]

  • WpView
    Reads 33,875
  • WpVote
    Votes 2,984
  • WpPart
    Parts 66
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 11, 2021
(Spin-Off: Teruntukmu, Imamku) ~°°~ "Dia ganteng, tapi rese'! Suaranya bagus, tapi ngeselin!" Syafana Aliyya Farisi, gadis dengan paras cantik Arabnya itu sepertinya menyimpan dendam kusumat terhadap Aydrus Ali Haeddad, Barista Oman Cafe yang terlampau cuek, jutek, dan bisa membuat darah tinggi. Walau begitu, Ali tetap ada rasa peduli, terutama kepada adiknya yang menjadi teman karib Syafa. Dan hal itu tidak akan membuat Syafa jatuh hati pada Ali walau ia berparas tidak membosankan untuk dipandang. Jika hanya bermodal tampan dan pintar, Syafa sudah kebal karena keluarga besarnya memiliki itu semua. "Gue kasih contoh! Kak Alfa, Kak Haikal, Kak Ajib ... Adek gue juga ganteng!" sombong Syafa. Oh, satu yang bisa meluluhkan Syafa. Kalian tau? Suara Ali jika bernyanyi bisa semerdu kicauan burung Common Nightingale! Dan itu bisa membuat hati Syafa terasa damai. Hah, lupakan. Ubah slide ke cerita Si Karateka--Zayra Azzahra Farisi, dengan Si Dokter Madu--Abdurrzyehab Hafiz. Bagaimana pula dengan kisah mereka? Apa senyum yang tidak pernah pudar dari Hafiz bisa meluluhkan hati batu Zayra? Yeah, kisah manis-pahit tersajikan di kafe yang bernuansa islami ini. ~°°~
All Rights Reserved
#3
indahpadawaktunya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Imam untuk Gladysa✓
  • My Story With You
  • F dan Z  ( and )
  • Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat)
  • Falling for You - TERBIT
  • Kekasih Halalmu [SUDAH TERBIT]
  • Kahfi dan Yumna
  • Alifa Story [END]
  • Pahala Surgaku✓

Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."

More details
WpActionLinkContent Guidelines