We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mimpi Berdebu

Mimpi Berdebu

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 19, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Berawal dari jalanan macet yang membuat seorang perempuan berpakaian putih abu-abu memilih berbalik arah disusul banyak kejadian setelahnya. Hal itu secara kebetulan tidak lepas dari pandangan salah satu lelaki sebayanya. "Lo tau cara nangkep angin ngga? Bingung kan lo. Lo udah lewati prosesnya dari awal dan nunggu lama. Eh, malah lo pindah haluan padahal hampir kelar. Ya itu, namanya lo nangkep angin. Sia-sia, tau ngga?"
All Rights Reserved
#20
teater
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • TRANSMIGRASI BAKA!! (HIATUS)
  • Pink Hours
  • LANGITKU BERWARNA KAMU
  • Luka Adalah Temanku
  • Beneran, Cuma Figuran? [End]
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Can We Be Together?
  • Hujan dan Sebuket Dandelion

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines