Mute ✅

Mute ✅

  • WpView
    Reads 55,063
  • WpVote
    Votes 6,068
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadComplete Fri, May 15, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Menderita kelumpuhan pita suara merupakan sebuah titik balik kehidupan seorang Auriga Eknath Sagara. Dengan berat hati, ia berhenti menjadi seorang penyanyi muda, merelakan jurusan musik yang telah lama di damba, terusir dari keluarga karena kecacatannya, lalu menjadi begitu depresi dan tertekan akan ekspektasi. Auriga selalu berusaha untuk menerima keadaan dirinya yang baru. Tetapi, segala pemicu depresi itu tidak pernah hilang. Hingga, seorang gadis aneh yang menyebalkan datang. Keberadaannya sempat ditentang oleh Naviel--sang sohib. Namun, gadis itu merupakan kunci Naviel untuk membantu Auriga menemukan kembali kepercayaan dirinya. -- CERITA INI DIIKUTSERTAKAN DALAM ONE DAY ONE CHAPTER CHALLENGE 2020
All Rights Reserved
#342
singer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • SIMETRI
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • MAYARA (TAMAT)
  • My Favorite Gama (Tamat)
  • The Spaces Between Our Words (TAMAT)
  • Menjadi Skala ✓
  • TRAUMA

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines