Firefiles

Firefiles

  • WpView
    Reads 2,392
  • WpVote
    Votes 204
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 9, 2020
WpInfo
Fanfic
Supernatural
Gabriella Anatasha dan seekor kunang kunang. cewe kunang kunang, bagaimana tidak? hanya kunang kunang lah yg menemani ana dikala malam, semenjak kepergian ayahnya bundanya membencinya. ia berharap akan ada hari dimana bundanya akan melihatnya dan menyayanginya. gadis yg selalu menyendiri,menangis di balkon kamarnya. Hancur,itu lah sebutan untuk dunianya saat ini. Keluarga?Bahkan semua meninggalkan gadis malang itu. ia sendiri, hanya sendiri. "Bunda. Ana kangen Bunda, ana pengen kaya amora. Amora selalu dapet kasih sayang kalian, Amora lah yg selalu kalian banggakan. Kenapa bun? Ana sayang bunda. Andai ayah masih sama ana disini, mungkin ana jadi anak yg paling bahagia karna mendapat kasih syg kedua orang tua. ayah,ana kangen ayah maafin ana yah." lirih gadis malang diiringi dengan isakan kecil yg tidak dapat didengar. Sesak? Itu lah yg selalu ia rasakan. Disaat semua anak mendapat sebuah kasih sayang, kehangatan sebuah keluarga, tapi tidak dengan Gabriella Anatasha.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INVISIBLE WOUNDS: Transmigrasi Jiwa
  • Aresya Audi ΔEndΔ
  • Seorang Amelda
  • Being a Good Papa [ End ]
  • It's World. (ON GOING)
  • Caelus Kenjio V.E (Revisi)
  • FOR_EVER
  • Tuan Muda?

Kaleodra Lyorine atau kerap dipanggil Lea sejak kecil. Gadis ceria nan ramah, dibesarkan dengan kasih sayang penuh dari kedua orang tuanya yaitu Irfan dan Velie. Namun, pada suatu hari ia mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dirinya kehilangan nyawa. Alih-alih pergi ke akhirat ia diberikan kesempatan untuk menjalani kehidupan keduanya di tubuh seseorang. Siapa sangka tubuh gadis yang ia tempati adalah tubuh saudara kembarnya. "Gue punya kembaran? Kenapa Bunda sama Ayah gak pernah cerita?" bukan hanya terkejut akan jiwanya yang memasuki raga sang kembaran, tetapi juga ingatan yang memutar bak kaset rusak, ingatan menyakitkan yang bahkan ia tak menyangka saudaranya mengalami semua hal itu saat ia selalu tertawa bahagia. "Jiwa Lo kemana? Seberat itu ya?" Perlahan Lea mengingat semua kejadian yang kembarannya alami. Lea masih tak menyangka, ia menggigit bibirnya ketika berbagai perasaan asing muncul dari hatinya. Itu terasa seperti sedih, kecewa, marah, dan dendam. Cover by: pinterest & canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines