With You || 99

With You || 99

  • WpView
    Membaca 10,940
  • WpVote
    Vote 778
  • WpPart
    Bab 32
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Sep 20, 2020
WpInfo
Fiksi Penggemar
NCT
[end] lapaknya 99 an:> -rules -baca -usahakan tertawa -harus baca terus sampe ni story abis. -kasih vote. -jangan lupa komen. -kalo gak ada yang voment gue tutup lapaknya oke. "dan akhirnya kita semua bertemu kembali karena Tuhan" Welcome to my Story!! 2OO423-2OO6O9 ciyuu❤️ ©floraocean, 2O2O
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#74
doyeon
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • KELUARGA ATMODJO [hiatus]
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • Boys In The Kost [END]
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem

[SUDAH TERBIT EBOOK DI GOOGLE PLAY DAN PLAYBOOK] Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan